Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Potensi Usia Manusia Bisa Tembus 150 Tahun, Fakta atau Mitos?

M Robit Bilhaq • Jumat, 5 September 2025 | 13:10 WIB
Ilustrasi perjalanan umur dari balita sampai lansia.
Ilustrasi perjalanan umur dari balita sampai lansia.

RADARTUBAN - Presiden China, Xi Jinping, dan Presiden Rusia, Vladimir Putin, pernah berbicara tentang kemungkinan manusia bisa hidup sampai usia 150 tahun.

Percakapan mereka terdengar secara tak sengaja karena mikrofon yang masih menyala saat mereka berjalan menuju podium untuk menonton parade militer di Lapangan Tiananmen, pada Rabu (3/9).

Setiap orang pasti menginginkan usia yang lebih panjang dan tetap sehat, namun, apakah benar manusia bisa hidup hingga usia 150 tahun?

Siapa saja yang pernah mencatatkan rekor sebagai manusia tertua di dunia?

Jeanne Calment dari Prancis adalah manusia tertua yang pernah tercatat, Ia meninggal dunia pada usia 122 tahun dan 164 hari, di bulan Agustus 1997.

Di Indonesia, Mbah Ghoto dari Sragen, Jawa Tengah, pernah menjadi perhatian banyak orang.

Mbah Goto meninggal dunia pada tahun 2017. Dalam kartu identitasnya, Mbah Goto dilahirkan pada 31 Desember 1870, sehingga usianya tercatat 146 tahun saat meninggal.

Namun, hingga kini, usianya masih menjadi pertanyaan dan tidak tercatat dalam buku rekor Guinness.

Para peneliti umumnya menyebutkan bahwa usia terbesar manusia biasanya tidak melebihi 120 tahun.

Namun, dalam sebuah studi yang diterbitkan di jurnal Nature Communications tahun 2021, disebutkan bahwa manusia mungkin bisa hidup hingga 150 tahun, tergantung pada berbagai faktor.

Studi tersebut menjelaskan bahwa jika seseorang hidup dengan minim stres, usia manusia bisa mencapai antara 120 hingga 150 tahun.

Selain itu, faktor genetika dan cara mencegah penyakit berat juga sangat berpengaruh terhadap usia seseorang.

Riset tersebut melibatkan analisis terhadap kelompok besar masyarakat di Amerika Serikat, Inggris, dan Rusia dengan memantau proses penuaan berdasarkan perubahan jumlah sel darah serta jumlah langkah yang dilakukan setiap hari, sesuai dengan usia masing-masing individu.

Namun, Direktur Pusat Studi Penuaan dan Perkembangan Manusia dari Duke University, Heather Whitson, meragukan kesimpulan penelitian ini.

Menurutnya, ukuran seperti tekanan darah dan jumlah sel darah cenderung tetap stabil pada setiap orang, sementara jumlah langkah merupakan hal yang sangat personal.

Dia juga menekankan bahwa kualitas hidup seharusnya juga diperhatikan, bukan hanya soal usia yang lebih panjang.

Ahli genetika, Nir Barzilai, menambahkan bahwa tidak ada yang bisa secara pasti memprediksi potensi seseorang untuk hidup lebih lama.

Menurutnya, batas usia maksimal manusia saat ini adalah sekitar 115 tahun.

Dia menekankan bahwa penuaan adalah penyebab utama munculnya berbagai penyakit yang berhubungan dengan usia, sehingga upaya yang dilakukan seharusnya fokus pada pencegahan penuaan dan perawatan kesehatan, bukan hanya pengobatan penyakit.

Bagi yang ingin mencapai usia 100 tahun, Barzilai menyarankan untuk menjalani gaya hidup sehat, seperti berolahraga, menjaga pola makan, dan mengelola stres dengan baik. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#ilmiah #Usia #fakta #hidup #vladimir putin #xi jinping