RADARTUBAN - Banyak pemilik hewan peliharaan sering bertanya-tanya, apakah benar kucing akan menjauh dari majikannya ketika mendekati ajal?
Fenomena ini memang kerap diceritakan dan dianggap sebagai ciri khas perilaku kucing saat ajal mendekat.
Dikutip dari beberapa sumber, ciri khas kucing tersebut nyatanya tidak sesederhana itu.
Ada alasan alami yang melatarbelakangi kebiasaan ini, sehingga tidak bisa disimpulkan semua kucing akan melakukan hal yang sama.
Naluri Kucing Saat Sakit atau Sekarat
Secara naluriah, kucing yang sakit parah atau kucing sekarat sering kali memilih tempat tersembunyi dan tenang.
Hal ini berhubungan dengan naluri kucing liar yang terbiasa melindungi diri agar tidak terlihat lemah oleh predator.
Itulah sebabnya, kucing domestik pun masih membawa kebiasaan ini meskipun hidup di rumah yang aman bersama majikannya.
Namun, perilaku ini tidak selalu berarti kucing ingin menjauh dari pemiliknya. Lebih tepatnya, mereka mencari lokasi yang dirasa aman, seperti di bawah lemari, gudang, atau sudut rumah yang sepi.
Dengan begitu, kucing merasa lebih terlindungi di masa-masa terakhirnya.
Tidak Semua Kucing Menjauh
Perlu diketahui, tidak semua kucing memiliki kecenderungan bersembunyi. Beberapa kucing justru menunjukkan perilaku kucing yang sebaliknya, yakni mendekat kepada majikannya untuk mencari kenyamanan.
Mereka bisa saja tidur di pangkuan, minta dielus, atau sekadar ingin ditemani.
Jadi, pola ini berbeda-beda tergantung karakter dan ikatan antara hewan dengan pemiliknya.
Tanda-Tanda Kucing Sekarat
Pemilik perlu peka mengenali tanda-tanda kucing sekarat, di antaranya nafsu makan menurun drastis, tubuh lemas, sering bersembunyi, napas tidak teratur, hingga suhu tubuh yang terasa dingin.
Jika hal ini terjadi, sebaiknya segera membawa hewan ke dokter hewan untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Anggapan bahwa Kucing Akan Menjauh dari Majikannya Ketika Mendekati Ajal memang benar pada sebagian kasus, tapi tidak berlaku untuk semua.
Hal itu lebih disebabkan oleh naluri kucing untuk melindungi dirinya, bukan karena ingin menolak kasih sayang majikan.
Sebaliknya, ada pula kucing yang memilih tetap berada di dekat pemiliknya hingga akhir hayat.
Oleh karena itu, memahami perilaku kucing menjadi kunci agar pemilik bisa memberikan perhatian dan perawatan terbaik di saat-saat terakhir hidup hewan kesayangannya. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni