RADARTUBAN - Jika Anda memperhatikan bahwa induk kucing mulai menarik diri, tidak lagi merawat anak-anaknya seperti biasanya, maka memahami mengapa induk kucing bisa mulai tidak peduli lagi pada anaknya menjadi penting agar Anda bisa mengambil langkah yang tepat.
Hubungan Induk dan Anak Kucing: Naluri Pengasuhan
Naluri pengasuhan seorang induk kucing sangat kuat pada awal kelahiran anak-anaknya.
Dia memberi makan, menjilati, menjaga kehangatan, dan melindungi anak-kucingnya dari bahaya.
Sebagian besar sumber setuju bahwa kehadiran induk hingga beberapa minggu sangat krusial bagi perkembangan fisik dan sosial anak-kucing.
Namun, seiring waktu, peran induk akan berubah dan ada beberapa kondisi yang membuat tampak seperti dia “meninggalkan” anak-anaknya.
Alasan Kenapa Induk Kucing Mulai Tidak Peduli
1. Masa Penajaman dan Pencapaian Kemandirian
Setelah anak-kucing memasuki usia tertentu (sekitar enam hingga dua belas minggu), induk kucing secara naluriah mulai mendorong mereka menjadi lebih mandiri.
Induk secara bertahap mengurangi perawatan intensifnya, menyusui lebih jarang, memisahkan diri untuk waktu yang lebih panjang.
Ini bukanlah pengabaian, melainkan fase alami agar anak-kucing belajar bertahan hidup sendiri.
2. Induk dalam Kondisi Stres atau Kesehatan Terganggu
Jika induk kucing berada dalam kondisi stres, kelelahan, atau mengalami gangguan kesehatan pascaberanak, maka perawatan terhadap anak-kucing dapat menurun.
Misalnya, jika anak-kucing banyak, atau lingkungan terlalu ramai/bising, induk bisa memilih untuk menjauh demi keselamatannya sendiri.
3. Anak Kucing Tercela atau Dinilai Lemah
Dalam beberapa kasus, induk kucing dapat mulai “meninggalkan” anak yang dianggap lebih lemah atau sakit, karena secara naluriah kemungkinan hidup anak tersebut lebih rendah.
Hal ini bisa disebut sebagai respons alamiah terhadap risiko.
4. Fase Baru bagi Induk: Kesiapan Birahi Ulang
Setelah beberapa minggu melahirkan, induk kucing betina bisa kembali masuk ke siklus birahi.
Pada saat itu fokusnya bisa bergeser dari mengurus anak ke mencari pasangan.
Ini bisa terlihat seperti “tidak peduli lagi”.
Apa yang Bisa Dilakukan oleh Pemilik Kucing?
• Pastikan induk dan anak-kucing berada di lingkungan yang aman, tenang, dan memiliki ruang privasi cukup.
• Jangan buru-buru memisahkan anak-kucing dari induknya, idealnya tunggu minimal 8–10 minggu agar anak-kucing memperoleh cukup proses penyerapan sosial dari induk.
• Monitor kondisi kesehatan induk dan anak-kucing.
Jika induk tampak sangat lemah atau tidak mengurus anak sama sekali, bisa jadi perlu intervensi dokter hewan.
• Bila induk memang sudah secara alami mulai mengurangi perawatan (misalnya anak-kucing sudah aktif bermain, dan makan sendiri), Anda bisa mulai memfasilitasi transisi ke kemandirian, namun tetap dengan pengawasan.
Fenomena induk kucing yang tampak “tidak peduli lagi” pada anaknya sebenarnya bisa jadi bagian dari proses alamiah: baik untuk anak-kucing yang mulai mandiri, maupun karena kondisi induk yang berubah.
Penting bagi pemilik kucing untuk mengenali kapan itu normal dan kapan memerlukan perhatian ekstra.
Dengan pengertian yang tepat, Anda bisa membantu memastikan baik induk maupun anak-kucing melewati fase ini dengan aman dan sehat. (*/lia)
Editor : radar tuban digital