RADARTUBAN - Aktor muda Ali Fikry berbagi pengalaman memerankan Rama dalam film drama keluarga "Esok Tanpa Ibu" yang tayang 22 Januari 2026.
Dalam konferensi pers di Kuningan, Jakarta Selatan pada Senin, (19/1).
Dia menegaskan bahwa kesulitan remaja berkomunikasi dengan orangtua merupakan perasaan yang wajar dan sah.
Ali menggambarkan Rama sebagai remaja yang mencari pelarian melalui kecerdasan buatan Artificial Inteligence (AI) karena keakraban berinteraksi dengan ayahnya, diperankan Ringgo Agus Rahman.
"Sangat wajar jika kita sebagai remaja merasa bingung harus berbicara dengan siapa dan bagaimana caranya. Perasaan itu valid," ujarnya.
Dia menambahkan film ini jadi cermin bagi Gen Z untuk refleksi hubungan keluarga.
Film Arah Ho Wi Ding ini juga menampilkan ibu Rama, Laras (Dian Sastrowardoyo), yang hadir sebagai AI bernama i-BU ciptaan teman Rama, Zila (Aisha Nur Datau).
Teknologi tersebut justru memicu konflik ayah-anak, sambil menyentuh tema kehilangan dan kebersamaan.
Ali berharap "Esok Tanpa Ibu" bukan hanya hiburan, tapi pendidikan tentang komunikasi antargenerasi.
Film ini seru sekaligus memberi pengetahuan buat anak-anak Gen Z soal keluarga dan cara dengan bicara orang tua.
Produksi Base Entertainment dan Beacon Film ini dipuji karena menyajikan pesan emosional tanpa meninggalkan elemen sci-fi ringan. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama