Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Tak Lagi Perlu Debat, Studi Terbaru Bongkar Sosok Mana yang Paling Dominan Turunkan IQ pada Anak 

M Robit Bilhaq • Minggu, 26 April 2026 | 17:18 WIB
Ilustrasi bayi. (pinterest.com)
Ilustrasi bayi. (pinterest.com)

RADARTUBAN - Faktor genetik dari orang tua adalah hal yang sangat krusial dalam menentukan tingkat intelektualitas seorang anak.

Kenyataan tersebut kemudian menimbulkan tanda tanya besar terkait sosok mana yang memiliki pengaruh lebih dominan dalam menurunkan faktor kecerdasan itu, apakah berasal dari garis ayah atau justru dari pihak ibu.

Merujuk pada sebuah riset yang telah dipublikasikan melalui jurnal Psychology Spot, terungkap temuan bahwa ibu adalah pihak yang menurunkan kemampuan intelektual kepada buah hatinya.

Baca Juga: Bongkar Rahasia Kecerdasan Anak, Prof Stella Kristi: Jangan Buru-buru Kasih Les!

Temuan dari studi tersebut menjelaskan secara saintifik mengenai bagaimana peran genetika orang tua memengaruhi kapasitas berpikir seorang anak.

Penelitian tersebut dilaksanakan dengan melakukan observasi terhadap sebanyak 12.686 individu remaja yang berada pada rentang usia 14 sampai 22 tahun.

Tim peneliti melakukan pengumpulan data yang mencakup berbagai macam faktor pendukung, mulai dari latar belakang ras, jenjang pendidikan yang ditempuh, hingga kondisi status sosial ekonomi, baik yang bersumber dari para remaja itu sendiri maupun data dari ibu mereka.

Dalam proses investigasi yang dilakukan, para ahli menjelaskan bahwa kaum wanita memiliki kecenderungancenderung akan menyalurkan gen kecerdasan kepada anak yang strukturnya terbentuk dari kromosom X.

Studi tersebut menjelaskan bahwa wanita memiliki sepasang kromosom X, sementara kaum pria tercatat hanya mempunyai satu buah kromosom X saja.

Hal tersebut bermakna bahwa sosok ibu memiliki peluang dua kali lipat lebih besar dalam mewariskan kecerdasan kepada anak jika dibandingkan dengan pihak ayah.

Di sisi lain, hasil riset juga memperlihatkan bahwa pihak ayah cenderung mewariskan deretan karakteristik lainnya yang diatur oleh gen, seperti aspek intuisi serta sisi emosional.

Warisan sifat dari ayah ini juga menjadi faktor kunci yang diperlukan untuk membantu membuka potensi kecerdasan yang dimiliki oleh sang anak.

Berdasarkan penjelasan dalam penelitian di Psychology Spot, apabila gen yang identik tersebut diturunkan dari pihak ayah, maka gen tersebut akan otomatis berada dalam kondisi tidak aktif.

Secara garis besar, baik gen dari ibu maupun ayah pada dasarnya sama-sama memiliki kemampuan untuk menurunkan faktor kecerdasan.

Hanya saja, potensi yang jauh lebih besar memang diturunkan oleh pihak ibu, tanpa bermaksud mengabaikan pentingnya peran pola asuh yang diberikan oleh kedua orang tua tersebut. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#ayah #kecerdasan #ibu #bayi