Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Fakta Unik Gurita, Punya Tiga Jantung dalam Satu Tubuh

Amaliya Syafithri • Minggu, 31 Mei 2026 | 12:36 WIB
Ilustrasi gurita di laut. (RADAR TUBAN/AI)
Ilustrasi gurita di laut. (RADAR TUBAN/AI)

RADARTUBAN - Gurita dikenal sebagai salah satu makhluk air paling cerdas sekaligus misterius yang menghuni kawasan lautan luas. 

Selain memiliki kemampuan menyamar yang luar biasa dengan mengubah warna kulitnya secara instan, hewan moluska ini juga menyimpan keunikan luar biasa di dalam struktur anatomi tubuhnya. 

Salah satu fakta ilmiah paling menakjubkan dari gurita adalah keberadaan tiga organ jantung yang berfungsi secara simultan untuk menyokong kelangsungan hidup mereka di lingkungan perairan dalam yang ekstrem.

Ketiga jantung tersebut tidak terletak dalam satu wadah, melainkan terbagi ke dalam tugas-tugas spesifik yang saling melengkapi di dalam tubuh gurita. 

Baca Juga: Gurita Bisnis Stan Kroenke: Pemilik Arsenal Senilai Rp 131,9 T, Dulu Dibenci Fans Kini Dipuja?

Dua jantung yang berukuran lebih kecil disebut sebagai jantung brankial (branchial hearts). 

Fungsi utama dari sepasang jantung brankial ini adalah memompa darah yang miskin oksigen secara eksklusif ke dalam organ insang agar bisa menyerap pasokan oksigen dari air laut. 

Sementara itu, jantung ketiga yang memiliki ukuran paling besar dan berotot dikenal sebagai jantung sistemik (systemic heart). 

Jantung utama ini bertugas mengambil darah kaya oksigen dari insang lalu memompanya dengan kekuatan penuh untuk dialirkan ke seluruh organ tubuh dan jaringan lengan gurita.

Sistem peredaran darah yang kompleks ini sangat dipengaruhi oleh karakteristik unik darah gurita yang berwarna biru akibat kandungan protein berbasis tembaga atau hemosianin. 

Hemosianin cenderung kurang efisien dalam mengikat oksigen pada suhu ruangan dibandingkan dengan hemoglobin manusia yang berbasis zat besi. 

Oleh karena itu, kehadiran tiga jantung ini menjadi solusi evolusioner yang mutlak diperlukan untuk mempertahankan tekanan darah yang stabil dan memastikan suplai oksigen tetap lancar di lingkungan laut dalam yang bersuhu rendah. 

Uniknya, saat gurita berenang dengan cepat, jantung sistemik mereka akan berhenti berdetak sementara waktu karena kelelahan, itulah alasan mengapa sebagian besar gurita lebih memilih merayap di dasar laut demi menghemat energi tubuh mereka. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#gurita #otak #Ekstrem #laut