Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Kelas Online Semakin Banyak, tapi Apakah Kompetensi Ikut Bertambah?

M. Afiqul Adib • Minggu, 21 Juni 2026 | 20:04 WIB
Membahas fenomena maraknya kelas online, kemudahan mendapatkan sertifikat, serta pertanyaan besar: apakah benar kompetensi seseorang ikut bertambah atau hanya berhenti di tahap konsumsi konten. (Compagnons/Unsplash)
Membahas fenomena maraknya kelas online, kemudahan mendapatkan sertifikat, serta pertanyaan besar: apakah benar kompetensi seseorang ikut bertambah atau hanya berhenti di tahap konsumsi konten. (Compagnons/Unsplash)

RADARTUBAN - Era belajar yang semakin fleksibel membuat siapa pun kini bisa mengakses ilmu dari mana saja.

Kelas online hadir dengan berbagai topik, mulai dari pengembangan diri, keterampilan kerja, hingga hobi. 

Fleksibilitas ini memberi kesempatan luas bagi masyarakat untuk belajar tanpa batas ruang dan waktu.

Namun, sertifikat semakin mudah didapatkan. Banyak platform menyediakan sertifikat sebagai bukti partisipasi, meski tidak selalu mencerminkan penguasaan skill. Sertifikat menjadi simbol pencapaian, tetapi belum tentu kompetensi nyata.

Baca Juga: Pentingnya Skill Praktis di Luar Sekolah, Bekal Wajib Hadapi Dunia Kerja Nyata

Di sinilah letak perbedaan antara belajar dan benar-benar menguasai skill. Menonton video atau mengikuti kelas tidak otomatis membuat seseorang ahli. Kompetensi membutuhkan latihan, pengalaman, dan penerapan nyata.

Sayangnya, banyak orang berhenti di tahap menonton. Mereka merasa sudah belajar hanya dengan menyelesaikan modul, padahal tanpa praktik, ilmu akan cepat hilang.

Pentingnya praktik dan pengalaman nyata tidak bisa digantikan. Skill baru hanya akan melekat jika diterapkan dalam kehidupan sehari-hari atau pekerjaan.

Selain itu, kompetensi tidak dibangun dalam semalam. Butuh konsistensi, kesabaran, dan proses panjang. Kelas online hanyalah pintu masuk, bukan jalan pintas menuju keahlian.

Karena itu, belajar online efektif jika diiringi konsistensi. Dengan disiplin berlatih, mencari pengalaman nyata, dan terus mengasah kemampuan, kelas online bisa benar-benar meningkatkan kompetensi.

Kelas online memang membuka akses belajar yang luas, tetapi kompetensi tidak otomatis bertambah hanya dengan menonton.

Sertifikat hanyalah bukti formal, sedangkan keterampilan sejati lahir dari praktik dan pengalaman. Jadi, jika ingin benar-benar berkembang, jangan berhenti di layar, teruslah mencoba, berlatih, dan konsisten. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#kelas online #pengembangan diri #fleksibel #topik