Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Fakta Menarik Jangkrik, Telinganya Ternyata Berada di Kaki Depan

Bihan Mokodompit • Selasa, 30 Juni 2026 | 17:45 WIB
Fakta menarik jangkrik, mulai dari telinga yang berada di kaki hingga suara yang dihasilkan dari gesekan sayap.
Fakta menarik jangkrik, mulai dari telinga yang berada di kaki hingga suara yang dihasilkan dari gesekan sayap.

RADARTUBAN - Fakta menarik jangkrik menjadi salah satu hal yang membuat serangga kecil ini berbeda dibandingkan serangga lainnya.

Banyak orang mengenal jangkrik hanya dari bunyinya yang terdengar nyaring pada malam hari. Padahal, hewan ini memiliki sistem pendengaran dan cara menghasilkan suara yang sangat unik.

Keunikan tersebut bahkan telah menjadi bahan penelitian para ilmuwan selama bertahun-tahun.

Baca Juga: Fakta Anggrek Gurita Indonesia: Bentuk Unik dan Gerakan yang Memikat Serangga

Mulai dari posisi telinga yang berada di kaki hingga sayap yang berfungsi layaknya alat musik, semuanya menunjukkan bahwa alam memiliki mekanisme yang luar biasa.

Telinga Jangkrik Ternyata Berada di Kaki Depan

Salah satu fakta menarik jangkrik yang paling mengejutkan adalah letak organ pendengarannya.

Berbeda dengan manusia maupun sebagian besar hewan lainnya, Telinga Jangkrik tidak berada di kepala. Organ pendengaran tersebut berada di bagian kaki depan, tepatnya pada ruas tibia atau betis kaki.

Di bagian itu terdapat selaput tipis yang dikenal sebagai organ timpanal. Organ tersebut bekerja hampir seperti gendang telinga pada manusia.

Gelombang suara akan membuat membran tipis itu bergetar. Selanjutnya, getaran diteruskan menuju sel saraf sebelum akhirnya diproses oleh sistem saraf jangkrik.

Posisi Telinga Jangkrik di kaki ternyata memberikan keuntungan tersendiri.

Jangkrik mampu mengetahui arah datangnya suara dengan lebih baik. Kemampuan itu membantu mereka mengenali keberadaan pasangan maupun ancaman dari lingkungan sekitar.

Keunikan Telinga Jangkrik juga menjadi contoh bagaimana evolusi menciptakan solusi berbeda pada setiap makhluk hidup.

Sayap Jangkrik Berfungsi Seperti Alat Musik

Selain memiliki telinga yang tidak biasa, Sayap Jangkrik juga menyimpan fungsi yang sangat menarik. Banyak orang mengira suara jangkrik berasal dari mulutnya.

Anggapan tersebut sebenarnya tidak benar.

Suara Jangkrik justru dihasilkan melalui gesekan kedua sayap depannya. Proses ini dikenal dengan istilah stridulasi.

Baca Juga: Profil Dadan Hindayana, Ahli Serangga IPB yang Pernah Pimpin BGN Sebelum Dicopot Prabowo

Pada salah satu Sayap Jangkrik terdapat deretan tonjolan kecil yang menyerupai sisir. Sementara itu, sayap lainnya memiliki bagian keras yang berfungsi sebagai penggesek.

Ketika kedua sayap itu digerakkan dengan cepat, timbul getaran yang menghasilkan Suara Jangkrik. Mekanisme tersebut mirip seperti menggesekkan benda keras pada permukaan bergerigi.

Semakin cepat gesekannya, semakin jelas bunyi yang dihasilkan. Keunikan Sayap Jangkrik inilah yang membuat serangga tersebut dijuluki sebagai salah satu "musisi" alami di dunia serangga.

Suara Jangkrik Bukan Sekadar Bunyi Biasa

Suara Jangkrik memiliki fungsi penting dalam kehidupan serangga tersebut. Jangkrik jantan menggunakan bunyi itu untuk menarik perhatian betina.

Selain itu, Suara Jangkrik juga menjadi penanda wilayah kekuasaan. Jangkrik jantan akan mengeluarkan pola suara tertentu ketika ada pesaing yang mendekat.

Dengan begitu, konflik fisik dapat diminimalkan karena setiap individu sudah memahami batas wilayahnya.

Menariknya lagi, setiap spesies memiliki pola Suara Jangkrik yang berbeda.

Hal tersebut membuat jangkrik betina lebih mudah mengenali pasangan dari spesies yang sama.

Suhu Udara Turut Memengaruhi Aktivitas Jangkrik

Keunikan lain yang termasuk fakta menarik jangkrik berkaitan dengan suhu lingkungan. Semakin hangat suhu udara, umumnya semakin cepat ritme bunyi yang dihasilkan.

Fenomena tersebut telah lama diamati oleh para peneliti. Hubungan antara frekuensi bunyi dan suhu bahkan digunakan sebagai dasar dalam sejumlah penelitian mengenai perilaku serangga.

Meski demikian, perhitungan tersebut hanya berlaku pada spesies tertentu.

Karena itu, hasilnya tidak selalu sama pada semua jenis jangkrik.

Fakta Menarik Jangkrik Menunjukkan Kehebatan Alam

Berbagai Fakta Menarik Jangkrik membuktikan bahwa ukuran tubuh yang kecil bukan berarti memiliki kemampuan sederhana.

Keberadaan Telinga Jangkrik di kaki menjadi contoh adaptasi yang sangat efisien.

Di sisi lain, Sayap Jangkrik mampu menghasilkan bunyi tanpa bantuan pita suara.

Kombinasi kedua kemampuan tersebut membuat jangkrik dapat berkomunikasi, mencari pasangan, hingga bertahan hidup di alam liar.

Temuan-temuan tersebut juga memperlihatkan bahwa setiap makhluk hidup memiliki cara unik untuk beradaptasi dengan lingkungannya.

Melalui berbagai Fakta Menarik Jangkrik, masyarakat dapat mengenal lebih jauh kehidupan salah satu serangga yang selama ini lebih sering didengar suaranya daripada dipahami keunikannya. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#musik #fakta #jangkrik