RADARTUBAN- Pernah dengar istilah "Standar TikTok" pas lagi scroll media sosial? Istilah ini belakangan lagi ramai dibahas, terutama di kalangan anak muda.
Banyak yang penasaran apa sih maksud sebenarnya di balik istilah tersebut. Aktris muda Aqeela Calista pun ikut meluruskan fenomena ini saat ngobrol santai di podcast Raditya Dika.
Menurut Aqeela, istilah "Standar TikTok" sebenarnya lahir dari fenomena hubungan asmara yang sering berseliweran di konten video singkat. Uniknya, standar ini terbentuk dari dua hal yang bertolak belakang: kelakuan cowok yang suka cuek atau avoid, serta konten cowok yang super perhatian alias loving.
Baca Juga: Fakta Mengejutkan dari Rumah Tangga Raditya Dika, Istri Lahir di Mobil hingga Ritual Makan Unik
Dikutip dari tayangan di kanal YouTube Raditya Dika, Aqeela menjelaskan bahwa pengalaman melihat atau mengalami kelakuan cowok yang suka avoid bikin banyak cewek kapok.
Mereka jadi tidak ingin punya pasangan seperti itu. Sebaliknya, konten tentang cowok yang loving banget justru menjadi patokan baru untuk sosok cowok idaman.
"Jadi sekarang tuh cowok-cowok karena banyak cewek-cewek yang merasa dia nih kayak di-avoid sama cowok-cowoknya. Ada juga cewek-cewek yang di TikTok benar-benar di-loving banget sama cowoknya.
Yang di-avoid itu membuat kita tidak pengin punya cowok kayak gitu. Nah, kalau yang di-loving banget ini kayak benar-benar cowok impian idaman gitu," ungkap Aqeela dalam obrolan tersebut.
Aqeela memberi contoh perlakuan manis yang sering muncul di FYP, terutama dari konten luar negeri. Misalnya momen saat si cewek kesakitan memakai heels seusai kencan. Cowoknya tanpa ragu menyerahkan sepatunya untuk dipakai sang cewek, sementara si cowok rela jalan nyeker sambil membawakan heels tersebut.
Ketika Raditya Dika mempertanyakan apakah perlakuan seperti itu realistis atau sekadar khayalan, Aqeela menegaskan bahwa hal itu sangat mungkin terjadi di dunia nyata.
Menurutnya, diperlakukan secara manis oleh pasangan bukanlah sesuatu yang berlebihan.
Di sisi lain, Raditya Dika melihat fenomena ini dari sudut pandang yang berbeda. Bagi sang komika, punya daftar kriteria pasangan yang panjang dan spesifik mulai dari tinggi badan sampai sikap romantis yang sebenarnya adalah "kemewahan" khas anak muda.
Dilansir dari obrolan di kanal YouTube Raditya Dika, ia berseloroh bahwa standar tinggi itu wajar dimiliki saat masih muda.
Sebab makin bertambahnya usia, seseorang biasanya akan mulai mengurang-ngurangi standar tersebut satu per satu agar lebih realistis.
Baca Juga: Perjalanan Raditya Dika: Viral Pertama, Filosofi Bodo Amat, hingga Ketakutan Terbesar di Usia 40
Obrolan santai ini pada akhirnya memperlihatkan bagaimana media sosial ikut membentuk ekspektasi anak muda dalam mencari pasangan.
Meski kriteria "Standar TikTok" terkesan sangat spesifik bagi sebagian orang, punya harapan untuk diperlakukan dengan baik dan penuh kasih sayang tentu jadi hal yang wajar dalam sebuah hubungan. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama