Mulai dari Danau Mendidih Hingga Mengandung Gas Beracun, Ini Enam Perairan Paling Berbahaya di Bumi

Sita Devi Alfiyah • Dipublikasikan Minggu, 20 September 2026 | 07:07 WIB
Ilustrasi danau paliung beracun di dunia. (youtube.com/ Sisi Terang)
Ilustrasi danau paliung beracun di dunia. (youtube.com/ Sisi Terang)

RADARTUBAN –Di balik pesona keindahan visual dan ketenangan permukaannya, sejumlah danau justru menyimpan potensi bencana alam dahsyat yang siap mengancam nyawa manusia.

Sebuah tayangan dokumenter terbaru dari kanal YouTube Sisi Terang mengungkap fakta mengejutkan mengenai sisi mematikan dari berbagai danau di seluruh dunia.

Danau Kivu yang membentang di perbatasan Afrika menjadi sorotan utama dalam pembahasan tersebut.

Danau ini dikategorikan oleh para ahli sebagai bom waktu geologis karena menyimpan tumpukan ribuan ton karbon dioksida dan metana terlarut di dasar perairannya. 

Baca Juga: Keunikan Tata Ruang Loosdrecht Lakes Belanda: Lahan Sempit Danau Disulap Jadi Halaman Hijau Asri 

Jika lapisan terdalamnya teraduk akibat bencana longsor bawah air atau aktivitas gempa bumi, danau ini berpotensi menyemburkan hingga 2,6 gigaton karbon dioksida ke udara. 

Fenomena ini dapat memicu asfiksia massal dan mengancam keselamatan lebih dari 2 juta warga yang bermukim di wilayah sekitarnya.

Tragedi Gas Beracun dan Suhu Ekstrem

Tragedi pelepasan gas beracun secara mendadak atau limnic eruption serupa sebenarnya pernah mencatatkan sejarah kelam di Kamerun. 

Bencana Meletusnya Danau Monoun pada tahun 1984 merenggut sedikitnya 37 korban jiwa. 

Tak berhenti di situ, Tragedi Danau Nyos pada tahun 1986 kembali memicu awan gas beracun yang menewaskan lebih dari 1.700 jiwa dalam waktu singkat.

Selain ancaman letupan gas tak kasat mata, dokumenter ini juga menyoroti keajaiban sekaligus bahaya Danau Mendidih (Boiling Lake) yang berlokasi di Pulau Dominika, Karibia. 

Danau freatik ini memiliki suhu air di bagian pinggirannya saja mencapai 82 hingga 92 derajat Celcius, lengkap dengan hembusan uap belerang pekat yang keluar secara terus-menerus dari perut bumi.

"Danau Mendidih yang kubahas ini benar-benar seperti berasal dari mimpi buruk," ujar narator video tersebut saat menggambarkan betapa mematikannya suhu air danau jika ada manusia yang terpeleset ke dalamnya.

Daftar Danau Berbahaya di Berbagai Belahan Dunia

Secara lebih detail, tayangan dokumenter ini turut merangkum daftar beberapa danau paling berbahaya lainnya yang tersebar di berbagai wilayah negara.

Danau Kaindy (Kazakhstan)

Danau unik ini terbentuk akibat dampak gempa bumi besar pada tahun 1911 yang menenggelamkan kawasan hutan cemara. 

Batang-batang pohon mati yang menjulang di dalam air sedingin es serta tumpukan ganggang tebal di dasarnya menjadi rintangan bawah air yang sangat berbahaya bagi para penyelam.

Danau Natron (Tanzania)

Memiliki visual warna kemerahan yang memukau, danau ini memiliki kadar alkalinitas dan tingkat pH sangat tinggi hingga bersifat korosif. 

Airnya terbukti mampu melepuhkan kulit manusia, meskipun secara ajaib menjadi habitat dan tempat berkembang biak utama bagi sekitar 2,5 juta ekor burung flamingo.

Danau Nikaragua (Amerika Tengah)

Meskipun merupakan danau air tawar, perairan ini sangat berbahaya bagi aktivitas berenang karena dihuni oleh populasi hiu banteng (bull shark) ganas yang beradaptasi dan berenang masuk melalui jalur sungai dari Laut Karibia.

Danau Pitch (Karibia)

Lebih cocok disebut telaga aspal alami, sebagian besar perairannya terisi oleh aspal cair panas berkedalaman hingga 75 meter yang terbentuk dari campuran kompleks gas alam, minyak bumi, dan air mendidih dari dalam bumi.

Danau Misterius Tunisia

Danau yang mendadak muncul pada tahun 2014 di tengah gurun gersang. 

Sekilas nampak menyegarkan, airnya cepat berubah warna menjadi hijau tua kecokelatan karena terkontaminasi sarang bakteri, jamur, serta ekosistem lumpur yang diduga kuat mengandung unsur berpotensi radioaktif.

Melalui seluruh rangkaian penjabaran fenomena alam tersebut, tayangan ini menegaskan pentingnya pemahaman ilmiah, edukasi kebencanaan, serta tingkat kehati-hatian yang tinggi. 

Keindahan lanskap alam yang tampak memesona sering kali menyembunyikan jebakan geologis mematikan bagi siapa saja yang mengabaikannya. (*)

Editor : Shafa Dina Hayuning Mentari
mematikan Ekstrem alam danau