5 Film Indonesia dengan Penonton Paling Sedikit di Bioskop Sepanjang 2025, Ada yang Cuma 27 Orang

Yudha Satria Aditama • Dipublikasikan Rabu, 30 September 2026 | 09:58 WIB
Lima film Indonesia ini hanya mencatat 27 hingga 332 penonton di bioskop sepanjang 2025. (Ilustrasi Radar Tuban/AI)
Lima film Indonesia ini hanya mencatat 27 hingga 332 penonton di bioskop sepanjang 2025. (Ilustrasi Radar Tuban/AI)

RADARTUBAN - Tidak semua film Indonesia yang tayang di bioskop sepanjang 2025 mampu menarik banyak penonton.

Berdasarkan data Cinepoint yang dihimpun Katadata, terdapat sejumlah film nasional yang jumlah penontonnya tercatat sangat rendah.

Lima di antaranya bahkan hanya ditonton ratusan orang. Film dengan jumlah penonton paling sedikit adalah Misteri Cek Khodam dengan 27 penonton, disusul Basement: Jangan Turun ke Bawah sebanyak 115 penonton, Korban Jatuh Tempo: Pinjol 179 penonton, Putra 293 penonton, dan Orang Ikan 332 penonton.

Baca Juga: Bapak Paling Jujur, Film Komedi Politik yang Bongkar Gimik Kampanye dan Janji Para Cagub

Sepinya penonton sebuah film di bioskop tidak serta-merta menunjukkan kualitas film tersebut. Ada sejumlah faktor yang dapat memengaruhi capaian box office, mulai dari jumlah layar yang diperoleh, jadwal dan jam pemutaran, lama film bertahan di bioskop, kekuatan promosi, hingga jangkauan distribusi.

Film dengan jumlah penayangan terbatas tentu memiliki kesempatan menjangkau penonton yang berbeda dengan film yang mendapatkan banyak layar dan promosi.

Selain itu, persaingan antartayangan juga menjadi faktor penting. Penonton memiliki banyak pilihan film dalam periode yang sama, sehingga perhatian dan pengeluaran mereka terbagi.

Kekuatan judul, popularitas pemain, basis penggemar, genre, trailer, serta promosi dapat memengaruhi keputusan seseorang membeli tiket.

Karena itu, angka penonton sebaiknya dibaca sebagai capaian komersial pada periode dan distribusi tertentu, bukan sebagai satu-satunya ukuran untuk menilai sebuah film. 

FILM DENGAN PENONTON PALING SEDIKIT

1. Misteri Cek Khodam – 27 Penonton

Misteri Cek Khodam menjadi film Indonesia dengan jumlah penonton paling sedikit sepanjang 2025 berdasarkan data Cinepoint. Film yang tayang pada Februari 2025 itu hanya mencatat 27 penonton selama masa tayangnya di bioskop.

Film bergenre drama horor tersebut diproduksi Master Cinema Production dan disutradarai sekaligus ditulis skenarionya oleh Master Limbad. Ceritanya berpusat pada Rolly, seorang guru ngaji yang tidak percaya hal-hal mistis.

Setelah kedua orang tuanya meninggal, Rolly tinggal bersama Mang Ujang. Belakangan diketahui bahwa orang tua Rolly pernah terlibat dalam praktik ilmu dukun, jin, dan iblis. Sang ayah kemudian mewariskan khodam kepada Rolly sehingga berbagai kejadian aneh mulai menghampirinya.

Baca Juga: Lisa Blackpink Rilis Film Dokumenter, Tuai Respon Pro dan Kontra dari Netizen

Film ini dibintangi antara lain Bopak, Reiner Manopo, Gus Idris, Umi Cholifah, Master Limbad, Tyo, Rafa Fauzia, Daus Separoh, Budi Bima, Uno Eko, dan Jhon.

Menariknya, film tersebut mengangkat fenomena “cek khodam” yang sempat ramai di media sosial. Namun, popularitas fenomena di media sosial tidak otomatis membuat film dengan tema serupa mendapatkan jumlah penonton besar di bioskop.

2. Basement: Jangan Turun ke Bawah – 115 Penonton

Posisi kedua ditempati Basement: Jangan Turun ke Bawah. Film horor yang disutradarai Endjah Praboe tersebut mencatat 115 penonton.

Film ini tayang di bioskop mulai 5 Juni 2025.

Cerita berpusat pada Raka, seorang penulis di sebuah rumah produksi. Dia mengalami gangguan setelah melihat sosok perempuan di basement kantornya.

Raka kemudian bersama rekannya, Adnan, berusaha menyelidiki rahasia yang tersimpan di gedung tersebut. Teror yang mereka hadapi berkaitan dengan masa lalu pemilik gedung dan ritual tumbal.

Film berdurasi 89 menit itu dibintangi Nicharter sebagai Raka, Reka Dela sebagai Ren, Johfi Syazeli sebagai Adnan, Amanda Lucson sebagai Kinanti, serta Anita Cindy, Hanny Syah, Normansyah, Agus Subekti, Dimas Salim, dan Sri Kebez.

3. Korban Jatuh Tempo: Pinjol – 179 Penonton

Berikutnya ada Korban Jatuh Tempo: Pinjol yang menggabungkan unsur horor dan komedi. Film tersebut hanya mencatat 179 penonton setelah tayang perdana pada 17 April 2025.

Film ini disutradarai Bram Ferino. Ceritanya berkaitan dengan persoalan pinjaman online yang menjerat salah seorang penghuni kos.

Kisahnya mengikuti kehidupan penghuni kos setelah salah seorang di antara mereka meninggal akibat terlilit utang pinjaman online. Persoalan utang tersebut kemudian berkembang menjadi rangkaian kejadian yang dibalut unsur horor dan komedi.

Baca Juga: Tembus Festival Film Busan, Laut Bercerita Siap Tayang di Bioskop Indonesia Oktober Mendatang

Tema pinjaman online menjadi salah satu bagian yang membedakan film ini dari film horor pada umumnya. Namun, berdasarkan data Cinepoint, jumlah penontonnya tetap berada di bawah 200 orang sepanjang masa tayangnya.

4. Putra – 293 Penonton

Film berikutnya adalah Putra, produksi Spectrum Film Indonesia. Film animasi tersebut tayang di bioskop pada 16 Agustus 2025 dan tercatat mengumpulkan 293 penonton.

Putra menarik perhatian karena hadir sebagai film animasi Indonesia di tengah perkembangan industri animasi nasional.

Film ini mengisahkan Putra dan tiga sahabatnya, yakni Iis, Budi, dan KT, seekor burung kakatua. Dalam perjalanannya, Putra menghadapi berbagai persoalan dan berusaha melawan kejahatan.

Data mengenai jumlah penonton film tersebut tercatat dalam daftar Cinepoint yang dihimpun Katadata. Dengan 293 penonton, Putra berada di urutan keempat dari lima film Indonesia dengan jumlah penonton paling sedikit pada 2025.

5. Orang Ikan – 332 Penonton

Di posisi kelima terdapat Orang Ikan dengan 332 penonton. Film ini berbeda dari empat judul sebelumnya karena merupakan produksi lintas negara dan menggabungkan unsur aksi, fantasi, serta horor.

Film tersebut disutradarai Mike Wiluan dan berkisah tentang dua prajurit dari pihak berbeda yang terdampar di sebuah pulau pada masa Perang Dunia II. Di tempat tersebut, mereka menghadapi makhluk misterius yang dikenal sebagai Orang Ikan.

Film ini memiliki jajaran pemain internasional, termasuk Dean Fujioka dan Callum Woodhouse. Meski memiliki skala produksi dan keterlibatan pemain dari sejumlah negara, data Cinepoint mencatat jumlah penonton domestiknya sebanyak 332 orang.

Baca Juga: Tembus Festival Film Busan, Laut Bercerita Siap Tayang di Bioskop Indonesia Oktober Mendatang

Lima film tersebut memperlihatkan bahwa jumlah penonton bioskop tidak hanya berkaitan dengan genre atau nama pemain. Faktor lain seperti jumlah layar, jadwal pemutaran, lama tayang, promosi, serta distribusi turut menentukan seberapa mudah sebuah film menjangkau penonton.

Karena itu, angka 27, 115, 179, 293, dan 332 penonton lebih tepat dibaca sebagai catatan capaian box office pada periode tersebut, bukan sebagai ukuran tunggal untuk menilai kualitas sebuah film. 

Faktor Penyebab Penonton Sedikit

Editor : Yudha Satria Aditama
Sumber : Radar Tuban
penonton misteri bioskop film