RADARTUBAN - Artis dan publik figur Ariel Tatum kembali mencuri perhatian publik lewat obrolan mendalamnya dalam acara Iso-Late Show bersama Grace Tahir.
Dalam kesempatan tersebut, Ariel membagikan kisah inspiratif seputar perjuangannya menghadapi burnout, pentingnya merawat kesehatan mental, hingga liku-liku kehidupan asmaranya.
1.Titik Balik Hidup dan Pentingnya Kesehatan Mental
Ariel mengungkapkan bahwa dirinya sempat mengalami fase kelelahan mental yang cukup berat (burnout) akibat kesibukan di dunia hiburan yang digelutinya sejak usia sangat muda.
Pengalaman tersebut menjadi titik balik baginya untuk mulai mengerem aktivitas dan belajar mendengarkan kebutuhan tubuh serta pikirannya sendiri.
Baca Juga: Psikolog Ungkap Alasan Anak Muda Rentan Burnout, Ternyata Bukan Hanya karena Pekerjaan
"Aku sempat berada di titik di mana semuanya terasa terlalu cepat dan melelahkan, sampai akhirnya aku sadar kalau aku harus berhenti sejenak dan belajar lebih sayang sama diri sendiri," ungkap Ariel dalam perbincangan tersebut.
Kini, ia memilih untuk menjalani hidup dengan ritme yang lebih lambat (slow living), lebih selektif dalam mengambil pekerjaan, dan menempatkan kesehatan mental sebagai prioritas utama.
2. Menghadapi Standar Kecantikan Publik
Sebagai salah satu selebritas yang kerap menjadi sorotan, Ariel juga berbicara blak-blakan mengenai tekanan standar kecantikan yang sering kali tidak realistis bagi perempuan di Indonesia.
Dia mengaku sempat merasa terbebani di masa lalu, namun seiring bertambahnya usia, ia belajar untuk menerima diri apa adanya.
"Dulu sempat stres karena tuntutan harus terlihat seperti ini atau seperti itu. Tapi lama-kelamaan aku sadar, standar orang lain itu nggak ada habisnya kalau diikuti," kata Ariel.
Ia berpesan kepada banyak orang, terutama perempuan, untuk lebih menghargai keunikan diri sendiri ketimbang terus-menerus membandingkan diri dengan orang lain di media sosial.
3. Pandangan soal Hubungan dan Pendewasaan Diri
Selain karier dan kesehatan mental, obrolan juga merembet ke ranah pribadi, termasuk kehidupan asmara Ariel Tatum.
Dengan gaya bertutur yang santai dan ringan, ia membagikan pandangannya mengenai pentingnya komunikasi yang sehat serta menemukan pasangan yang bisa saling mendukung pertumbuhan personal.
"Dalam hubungan itu kuncinya bukan cuma rasa suka, tapi bagaimana kita bisa tumbuh bareng, saling melengkapi, dan punya ruang aman untuk jadi diri sendiri," jelas Ariel menutup obrolan. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni