RADARTUBAN – Video asusila berdurasi sekitar 13 menit yang dikaitkan dengan Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) Bandung ramai diperbincangkan di media sosial.
Pihak kampus akhirnya memberikan klarifikasi dan menegaskan bahwa perempuan dalam rekaman tersebut bukan mahasiswinya.
Polemik bermula setelah rekaman yang beredar di internet pada Minggu (4/10) itu menampilkan seorang perempuan mengenakan pakaian putih dengan tulisan “KEMENKES” di bagian dada.
Baca Juga: CKG Nasional Temukan 26,8 Ribu Kasus TBC Baru, Ini Langkah Kemenkes
Atribut tersebut kemudian memicu spekulasi warganet mengenai identitas perempuan dan keterkaitannya dengan institusi pendidikan kesehatan tersebut.
Namun, dugaan yang berkembang di media sosial itu tidak dapat dijadikan dasar untuk memastikan identitas seseorang.
Melalui akun Instagram resminya, @polkesbandung, pada Jumat (9/10), Poltekkes Kemenkes Bandung menyampaikan hasil penelusuran dan verifikasi terhadap individu yang muncul dalam video tersebut.
“Berdasarkan hasil penelusuran dan verifikasi mendalam yang telah dilakukan oleh pihak Poltekkes Kemenkes Bandung, individu yang terdapat dalam video tersebut bukan merupakan mahasiswi Poltekkes Kemenkes Bandung,” demikian inti pernyataan kampus.
Poltekkes Bandung Soroti Ketidaksesuaian Seragam
Dalam klarifikasinya, pihak kampus juga menjelaskan bahwa pakaian yang terlihat dalam rekaman tidak sesuai dengan seragam resmi mahasiswa Poltekkes Kemenkes Bandung.
Ketidaksesuaian itu mencakup desain seragam, bentuk dan tata letak logo, serta identitas visual lainnya. Karena itu, tulisan “KEMENKES” yang terlihat pada pakaian dalam video tidak cukup untuk membuktikan bahwa pemeran merupakan mahasiswa institusi tersebut.
Pihak kampus menyayangkan beredarnya informasi yang mengaitkan rekaman tersebut dengan nama Poltekkes Kemenkes Bandung. Informasi yang tidak terverifikasi dinilai berpotensi merugikan nama baik dan reputasi institusi.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat agar masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan identitas seseorang hanya berdasarkan atribut pakaian atau informasi yang beredar di media sosial.
Baca Juga: Poltekkes Kemenkes Surabaya Kampus Tuban Bekali Remaja untuk Cegah HIV/AIDS dan Penyalahgunaan Napza
Waspada Tautan Video Viral
Di tengah ramainya perbincangan, masyarakat juga perlu berhati-hati terhadap unggahan yang menawarkan tautan video lengkap dengan judul sensasional.
Tautan yang tidak jelas sumbernya berpotensi mengarahkan pengguna ke situs berbahaya, termasuk halaman phishing yang berupaya mencuri data pribadi.
Karena itu, pengguna internet sebaiknya tidak sembarangan mengeklik tautan atau mengunduh berkas dari sumber yang tidak tepercaya.
Masyarakat juga diimbau tidak ikut menyebarkan rekaman maupun informasi identitas yang belum terverifikasi.
Selain berisiko memperluas penyebaran konten intim, tindakan tersebut dapat merugikan orang yang dikaitkan dengan video tanpa dasar yang jelas.
Hingga informasi yang tersedia dalam pemberitaan ini, klarifikasi utama dari Poltekkes Kemenkes Bandung adalah bahwa individu dalam video tersebut bukan mahasiswinya.
Identitas pemeran tidak dapat dipastikan hanya berdasarkan spekulasi warganet. (*)
Editor : Yudha Satria AditamaSumber : Radar Tuban