Kabar Duka, Aktor Yadi Timo Pemeran Penculik di Petualangan Sherina Tutup Usia

Hardiyati Budi Anggraeni • Dipublikasikan Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:46 WIB
Yadi Timo meninggal dunia. (Jawapos.com)
Yadi Timo meninggal dunia. (Jawapos.com)

RADARTUBAN – Aktor senior Yadi Timo, yang juga dikenal dengan nama Yadi Mulyadi, meninggal dunia pada Jumat (16/10) dalam usia 66 tahun. Kepergiannya meninggalkan duka bagi rekan-rekan sesama pekerja seni yang pernah bekerja dan menimba ilmu darinya.

Kabar duka tersebut disampaikan penulis skenario Joko Nugroho melalui akun Instagram pribadinya, @jokonugroho2115. Dalam unggahannya, Joko mengenang Yadi sebagai senior sekaligus sahabat yang banyak memberikan pelajaran selama perjalanan kariernya di dunia seni peran.

“RIP YADI TIMO. Subuh baru saja beranjak, hari baru saja dimulai. Terhenyak membaca kabar, satu teman baik pergi. Kakak kelas, teman baik, pengkritik pedas yang pernah bertukar ilmu penyutradaraan di atas panggung,” tulis Joko.

Baca Juga: Musisi Rock Doddy Katamsi Dikabarkan Meninggal Dunia, Sempat Dirawat akibat Komplikasi Penyakit

Joko mengungkapkan, hubungannya dengan Yadi menyimpan banyak kenangan, mulai dari diskusi tentang penyutradaraan hingga pengalaman bekerja bersama di lokasi syuting.

Salah satu momen yang diingatnya adalah ketika Yadi menantangnya membuat cerita yang pantas diperankan sang aktor. Setelah membaca hasilnya, Yadi memberikan pujian dengan gaya khasnya.

Joko juga menceritakan pengalaman ketika Yadi memilih meninggalkan lokasi syuting setelah mengetahui sutradara sebuah produksi diganti. Menurut kisahnya, Yadi mengambil keputusan tersebut karena sutradara pengganti bukanlah Joko.

Kenangan lain yang membekas adalah ketika Yadi pertama kali mengajaknya datang ke lokasi syuting. Setelah pekerjaan selesai, Yadi bahkan membagikan sebagian honornya agar Joko turut merasakan pengalaman memperoleh penghasilan dari pekerjaan di dunia produksi film.

Bagi Joko, sikap kritis Yadi yang terkadang disampaikan dengan kata-kata tajam merupakan salah satu cara almarhum memberikan perhatian kepada orang-orang di sekitarnya.

“Banyak kenangan tentang Yadi Timo. Diskusi seru sepanjang malam sampai pagi, kritikan pedas dan tajam yang bisa saja mematikan semangat. Tapi semua itu adalah cara seorang Yadi Timo mendukung dan menyayangi kita,” tulisnya.

Hanung Bramantyo Sebut Yadi Timo sebagai Guru

Duka atas kepergian Yadi juga disampaikan sutradara Hanung Bramantyo. Dia membagikan ulang unggahan Joko Nugroho melalui Instagram Story akun @hanungbramantyo sekaligus menyampaikan penghormatan kepada almarhum.

Hanung mengenang Yadi sebagai sosok yang berperan dalam perjalanan awal kariernya. Baginya, Yadi bukan sekadar aktor senior, melainkan juga guru yang memberikan pengalaman berharga.

“Ya Allah, guruku, seniorku, aktorku, di awal-awal karierku. Selamat jalan bang,” tulis Hanung.

Ucapan tersebut menambah deretan penghormatan dari para pelaku industri hiburan kepada Yadi, yang selama berkarier telah terlibat dalam berbagai produksi film, sinetron, dan pertunjukan teater.

Dikenal Lewat Petualangan Sherina dan Sejumlah Sinetron

Yadi Timo merupakan aktor yang wajahnya dikenal penonton melalui berbagai film layar lebar dan serial televisi. Dia pernah terlibat dalam film Petualangan Sherina, Banyu Biru, Petualangan 100 Jam, dan Brownies.

Baca Juga: Industri Kecantikan Berduka, Pendiri Kosmetik Martha Tilaar Meninggal Dunia di Usia 89 Tahun

Namanya juga diingat lewat perannya sebagai penculik dalam film Petualangan Sherina. Dalam film tersebut, dia tampil bersama sejumlah aktor lain, termasuk Butet Kertaredjasa dan Mang Saswi.

Selain film, Yadi turut membintangi sejumlah sinetron, di antaranya Lorong Waktu, Kisah Sedih di Hari Minggu, dan Jin & Jun.

Sepanjang kariernya, dia kerap memerankan beragam karakter, mulai dari tokoh antagonis hingga sosok ayah yang menghadapi berbagai persoalan hidup.

Hingga kabar duka tersebut disampaikan, penyebab meninggalnya Yadi Timo belum diketahui. Kepergiannya meninggalkan kenangan bagi keluarga, sahabat, rekan kerja, serta penonton yang mengikuti perjalanan kariernya di dunia seni peran Indonesia. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
Yadi Timo joko nugroho meninggal dunia Petualangan Sherina