Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Ribuan Warga Palestina Berlindung di RS Jalur Gaza, PBB: Konsekuensi Kemanusiaan yang Mengerikan

Dwi Setiyawan • Minggu, 15 Oktober 2023 | 23:52 WIB

Photo
Photo

RADARTUBAN - Untuk menghindari sasaran hujan misil yang ditembakkan senjata roket militer Israel, sejak Jumat (13/10) ribuan warga Palestina berbondong-bondong menuju Rumah Sakit Al-Shifa di Jalur Gaza untuk berlindung.


Berlindungnya warga di fasilitas kesehatan tersebut merespons peringatan militer Israel kepada 1,1 juta penduduk di utara Gaza untuk meninggalkan rumahnya dan segera pindah ke selatan Jalur Gaza pada Jumat (13/10).

“Sekitar 35.000 warga Gaza berlindung di rumah sakit dari agresi Israel,” kata Direktur Rumah Sakit Al-Shifa, Mohamed Abu Slima di media sosialnya Facebook, sebagaimana dilansir dari Antara.
Dia mengungkapkan kondisi kepanikan dan ketakutan warga. Di rumah sakit terbesar di Jalur Gaza tersebut, mereka mendirikan tenda di sekitar halaman rumah sakit.

Kementerian Kesehatan yang berbasis di Gaza mengatakan sedikitnya 70 warga Palestina tewas dan 200 lainnya luka-luka dalam serangan udara Israel terhadap iring-iringan truk pembawa warga Palestina yang mengungsi dari Jalur Gaza utara ke bagian selatan.

Juru bicara Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Stephane Dujarric memperingatkan perintah pengosongan wilayah utara Gaza akan menimbulkan konsekuensi kemanusiaan yang mengerikan bagi warga Palestina.
Itu karena pasukan Israel gencar melancarkan serangan militer di Jalur Gaza untuk membalas serangan kelompok Palestina Hamas di wilayah Israel.

Konflik tersebut dimulai pada akhir pekan lalu ketika Hamas memulai Operasi Badai Al Aqsa, sebuah serangan mendadak yang mencakup serangkaian peluncuran roket dan serbuan ke Israel melalui darat, laut, dan udara.

Hamas mengatakan operasi tersebut merupakan pembalasan atas penyerbuan Masjid Al Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki Israel dan meningkatnya kekerasan oleh kalangan pemukim Israel terhadap warga Palestina.

Militer Israel kemudian melancarkan Operasi Pedang Besi dengan target kelompok Hamas di Jalur Gaza.

Israel juga memutus pasokan air dan listrik ke Gaza. Situasi itu menambah kesengsaraan masyarakat Gaza yang sudah menderita akibat blokade Israel sejak 2007.

Sejak perang Israel dan Hamas pecah akhir pekan lalu, lebih dari 3.300 orang terbunuh. Termasuk 1.900 warga Palestina dan 1.400 warga Israel.(ds)

Editor : Muhammad Azlan Syah
#Rumah Sakit Al Shifa #Palestina #jalur gaza #pbb #Mohamed Abu Slima #Masjid Al Aqsa #Israel #hamas #gaza