RADARTUBAN - Pembalap asal Australia, Oscar Piastri resmi memperpanjang masa baktinya di McLaren setidaknya hingga tahun 2028.
Pengumuman perpanjangan kontrak tersebut diumumkan langsung McLaren melalui situs web resminya.
Tim berjuluk Papaya Team tersebut terus percaya dengan kedua pembalapnya yakni Norris dan Piastri dan mengatakan mereka berdua memiliki apa yang dibutuhkan untuk menjadi juara dunia.
Hal ini dibuktikan McLaren dengan langsung memperpanjang kontrak Piastri.
Selain Piastri, beberapa tokoh penting yang membawa McLaren menjuarai konstruktor tahun lalu juga mendapatkan perpanjangan kontrak seperti CEO McLaren Zack Brown, Kepala Tim Andrea Stella, serta pembalap McLaren lainnya yakni Lando Norris.
Selain karena menaruh kepercayaan, McLaren gerak cepat untuk memperpanjang tokoh-tokoh sentral dalam timnya guna menciptakan stabilitas jangka panjang dalam upaya mereka untuk meraih juara dunia dikemudian hari.
Piastri mengaku bahagia mendapatkan kepercayaan dan menjadi bagian penting dari visi masa depan tim.
"Senang rasanya mengetahui bahwa saya menjadi bagian dari visi jangka panjang McLaren," ungkap Piastri dikutip dari situs resmi McLaren (12/3).
Meskipun pembalap berusia 23 tahun tersebut mengalami fase naik turun pada tahun 2024, tetapi hal ini menjadi wajar ketika Piastri baru mengaspal di Formula 1 selama dua tahun.
Pada tahun lalu dia meraih dua kali kemenangan di Hungaria dan Azerbaijan, kemenangan Sprint di Qatar, serta meraih beberapa podium di Monako, Austria, Belgia, Monza, dan Singapura.
Perpanjangan kontrak Piastri dengan McLaren sekaligus membentengi pembalap Australia itu dari lirikan RedBull. Pasalnya sejak debut tahun 2023, RedBull terpesona dengan performa Piastri.
Apalagi sempat santer diberitakan Manager Piastri, Mark Webber sempat berdiskusi dengan Helmut Marko dari RedBull mengenai masa depan Piastri meskipun kemudian pembalap Australia itu membantahnya.
Kendati rumor tersebut mungkin salah, tetapi McLaren gerak cepat dengan memperpanjang kontrak Piastri untuk melindungi aset berharganya itu dari lirikan tim besar lainnya. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni