RADARTUBAN – FIFA resmi meluncurkan lambang (emblem) baru untuk Piala Dunia U-17 2025 yang akan digelar di Qatar pada 3–27 November mendatang.
Emblem ini menjadi bagian dari identitas visual anyar untuk edisi pertama turnamen yang akan melibatkan 48 tim—jumlah terbanyak sepanjang sejarah kompetisi kelompok usia tersebut.
Dalam pernyataan resminya pada Selasa (13/5), FIFA menjelaskan bahwa desain emblem menampilkan siluet trofi yang ditampilkan dalam bentuk ruang kosong (negative space) di dalam huruf "U" pada kata "U-17".
Siluet tersebut juga merepresentasikan cahaya sorotan (spotlight), yang menjadi elemen utama dari konsep visual turnamen.
FIFA menyebut desain ini mencerminkan semangat universal, inklusivitas, dan energi dalam dunia sepak bola, sekaligus simbol perjalanan para pesepak bola muda dari panggung lokal menuju level internasional.
Baca Juga: Indonesia Perkenalkan FIFA Arena Pertama di Dunia, Wujudkan Program Football for Schools FIFA
“Piala Dunia U-17 telah menjadi batu loncatan penting bagi para pemain muda bertalenta dari seluruh dunia,” ujar Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafström.
“Emblem resmi ini menyoroti semangat tim, keberanian anak muda, kekuatan luar biasa, dan optimisme yang akan menyala sepanjang turnamen,” lanjutnya.
Turnamen yang akan berlangsung di Qatar ini akan mempertemukan 48 negara dalam 104 pertandingan.
Jerman hadir sebagai juara bertahan setelah menaklukkan Prancis lewat adu penalti dalam final dramatis Piala Dunia U-17 2023 di Stadion Manahan, Solo.
Sementara itu, Timnas Indonesia U-17 sukses mengamankan tiket ke Qatar usai tampil gemilang di Piala Asia U-17 2025.
Garuda Muda memastikan diri lolos setelah mengalahkan Yaman dengan skor telak 4-1 dalam laga kedua Grup C.
Laga itu berlangsung di Stadion Prince Abdullah Al Faisal Sport City, Jeddah, Arab Saudi, pada 7 April lalu.
Indonesia pun mencetak sejarah sebagai juara grup dengan torehan sempurna, menyapu bersih tiga kemenangan.
Di sisi lain, Menteri Olahraga dan Pemuda Qatar sekaligus Ketua Panitia Penyelenggara Lokal, Sheikh Hamad bin Khalifa bin Ahmed Al Thani, menyatakan bahwa peluncuran identitas baru turnamen ini menjadi bagian penting dari strategi jangka panjang pengembangan sepak bola di Qatar.
“Qatar telah membuktikan diri sebagai tuan rumah sukses berbagai turnamen sepak bola, dari level regional hingga global. Kini, kami berkomitmen mengembangkan sepak bola usia muda sebagai bagian dari investasi masa depan,” ujar Sheikh Hamad.
Dia berharap kehadiran tim-tim U-17 dari seluruh dunia di Piala Dunia U-17 2025 dapat menjadi pengalaman berharga bagi para pemain muda sekaligus cerminan masa depan sepak bola dunia.
Adapun pengundian fase grup dijadwalkan berlangsung pada 25 Mei di Doha dan akan disiarkan langsung melalui platform FIFA+. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama