RADARTUBAN - Thailand mencatat kenaikan signifikan kasus COVID-19 dengan 65.007 kasus dalam sepekan (per 24 Mei 2025).
Total kasus sejak Januari 2025 mencapai 204.965, menurut data Center for COVID-19 Situation Administration (CCSA).
Lonjakan ini diduga dipicu mobilitas selama festival Songkran pada April lalu, terutama di Bangkok yang mencatat 12.184 kasus terbanyak secara nasional.
Dampak dan Antisipasi
- Sekolah di Bangkok memperketat protokol, termasuk disinfeksi ruang kelas dan pembelajaran daring.
- Pemerintah memastikan ketersediaan masker, alat tes antigen, dan hand sanitizer dengan harga terjangkau (Anukool Prusanusak, Juru Bicara Pemerintah).
- Layanan konsultasi dokter digital diperluas untuk minimalkan kontak fisik.
Data Penting
Kematian : 51 kasus (Januari-Mei 2025), dengan tambahan 8 kematian dalam pekan terakhir.
- Wilayah terdampak tertinggi: Chon Buri (4.018 kasus), Nonthaburi (2.891), Samut Prakan (2.837).
- Kelompok usia dominan : 30-39 tahun (12.860 kasus), diikuti 20-29 tahun (11.298).
Peringatan untuk Pelancong
Kemenlu RI mengimbau warga yang berkunjung ke Asia Tenggara, termasuk Thailand, Hong Kong, Malaysia, dan Singapura, untuk:
1. Memantau perkembangan varian baru (XEC, JN.1, LF.7).
2. Menerapkan PHBS, memakai masker di kerumunan, dan segera ke fasilitas kesehatan jika bergejala.
3. Menghubungi hotline perwakilan RI darurat. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama