RADARTUBAN - Alex Marquez menanggapi isu yang menyebut dirinya terlibat konflik dengan sang kakak, Marc Marquez, yang kini memimpin klasemen sementara MotoGP 2025.
Menurut Alex, banyak pihak di luar mencoba memunculkan narasi buruk di antara mereka, padahal hubungan keduanya tetap harmonis meski sedang bersaing ketat di papan atas.
Musim ini, Marc tampil begitu dominan.Dia memuncaki klasemen dengan keunggulan 40 poin setelah menyabet dua kemenangan di seri Mugello.
Sementara itu, Alex menjadi pesaing terdekat setelah berhasil finis di posisi kedua pada dua balapan tersebut.
Meski keduanya bertarung demi gelar juara dunia, Alex menegaskan bahwa hubungan mereka sebagai saudara tetap berjalan baik.
Bahkan, Marc sempat menyebut bahwa mereka sering membicarakan strategi balap.
Namun Alex, yang saat ini membela tim Gresini Racing, penerapan strategi bersama di lintasan bukanlah hal yang mudah.
“Berbagi strategi itu sulit.Ini bukan seperti di Formula 1, di mana kamu bisa bilang 'saya akan masuk pit di lap ke-10'. Di MotoGP, kami harus terus menggerakkan motor semaksimal mungkin,” ujar Alex dalam sesi wawancara jelang MotoGP Belanda, dikutip dari Crash pada Jumat (27/6).
Alex juga menambahkan bahwa dia dan sang kakak sering berdiskusi tentang strategi seperti penghematan larangan, tetapi hanya di luar sesi balapan.
“Mungkin saat latihan kita bisa saling bertukar strategi. Tapi begitu balapan dimulai, semua orang harus tampil sebaik mungkin,” katanya.
Alex juga membantah keras anggapan bahwa dirinya memberikan celah kepada Marc untuk menang.
Dia menilai kemenangan Marc sepenuhnya karena kemampuan dan kecepatan yang dimiliki kakaknya.
“Saya rasa banyak orang luar mencoba menciptakan konflik antara saya dan Marc. Padahal kami ini sudah saling bersaing sejak lama, sejak kecil, sebagai kakak-beradik,” jelas Alex.
Alex juga menambahkan jika, dia tak segan untuk bertarung dengan sang kakak, untuk membuktikan siapa yang terbaik di antara keduanya
“Kami sudah berjuang sepanjang hidup.Tentu saja, sebagai saudara kamu ingin mengalahkan satu sama lain dan membuktikan siapa yang terbaik,” lanjutnya.(*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni