Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Sepakati Tarif Baru, Donald Trump Sebut Amerika Kini Punya Akses Penuh ke Indonesia

Ika Nur Jannah • Rabu, 16 Juli 2025 | 15:02 WIB
Ancaman tarif 32 persen dibatalkan usai negosiasi langsung antara Trump dan Prabowo, namun isi kesepakatan masih jadi sorotan publik.
Ancaman tarif 32 persen dibatalkan usai negosiasi langsung antara Trump dan Prabowo, namun isi kesepakatan masih jadi sorotan publik.

 

RADARTUBAN — Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan bahwa pihaknya telah mencapai kesepakatan baru terkait tarif impor dengan Indonesia.

Itu setelah melakukan komunikasi langsung dengan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Pengumuman tersebut disampaikan Trump melalui unggahan di media sosial Truth Social pada Selasa (15/7) waktu setempat.

Trump menyebut perjanjian itu sebagai “kesepakatan luar biasa” yang hanya dibuat dengan Indonesia, tanpa melibatkan negara lain. 

Dia juga menyinggung peran langsung Presiden Prabowo dalam proses negosiasi, meskipun tidak menyebutkan nama secara eksplisit.

Dalam pernyataannya, Trump menyebut telah berunding langsung dengan “Presiden mereka yang sangat dihormati.”

Sebelumnya, Trump telah menetapkan kebijakan tarif impor sebesar 32 persen yang rencananya akan diberlakukan mulai 1 Agustus 2025.

Namun, melalui negosiasi yang berlangsung, penerapan tarif tersebut sempat ditunda untuk memberi ruang bagi pembahasan lanjutan.

Dalam kesepakatan tersebut, Indonesia dikenai tarif impor sebesar 19 persen untuk produk yang masuk ke Amerika Serikat, turun dari ancaman tarif sebelumnya sebesar 32 persen.

Timbal baliknya, ekspor Amerika ke Indonesia akan bebas dari tarif dan hambatan non-tarif.

"Amerika punya full akses ke Indonesia," tegas Trump dalam video wawancara. 

Trump juga menegaskan bahwa Indonesia akan menjadi pasar menggiurkan karena memiliki banyak produk tambang berkualitas. Salah satunya, tembaga. 

“Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Amerika Serikat mendapatkan akses penuh ke seluruh pasar Indonesia tanpa membayar apa pun,” jelas Trump.

Seperti diketahui, Pemerintah Indonesia, melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, telah melakukan serangkaian negosiasi di Amerika Serikat.

Tujuannya mempertahankan kepentingan perdagangan nasional serta membuka peluang penyesuaian tarif dan penghapusan hambatan non-tarif lainnya.

Selain isu tarif, pembicaraan juga mencakup sektor ekonomi digital dan kerja sama di bidang pertambangan.

Presiden Prabowo sebelumnya juga aktif menghadiri berbagai forum internasional, termasuk Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS.

Serta melakukan pertemuan dengan sejumlah pemimpin dunia dan investor. Langkah ini menjadi bagian dari strategi diplomasi Indonesia dalam menghadapi tantangan tarif global.

Hingga saat ini, rincian lengkap mengenai isi kesepakatan tarif baru tersebut belum diumumkan secara resmi oleh Pemerintah Indonesia.

Namun, pernyataan Trump telah memicu kontroversi karena dikhawatirkan kerja sama dagang antara Indonesia dan Amerika Serikat hanya menguntungkan salah satu pihak saja. (*)

 

 

Editor : Yudha Satria Aditama
#tambang #RI #tembaga #Bebas Tarif Bea Masuk #prabowo #ekspor as #donald trump #presiden as