RADARTUBAN – Ketika sebagian besar stadion di dunia masih bergelut dengan pembenahan tribun atau sekadar mempercantik rumput, Prancis justru punya mahakarya teknologi bernama Stade Pierre-Mauroy.
Berlokasi di Villeneuve-d’Ascq, tak jauh dari jantung kota Lille, stadion ini bukan cuma markas klub Ligue 1 LOSC Lille, tapi juga salah satu stadion paling futuristik yang pernah dibangun di Eropa—atau bahkan dunia.
Bukan gimmick. Stade Pierre-Mauroy mampu “bertransformasi” secara harfiah. Salah satu daya tarik utamanya adalah mekanisme lapangan yang dapat dipindahkan.
Seluruh permukaan lapangan dapat dibelah dua dan digeser ke samping untuk membuka lantai bawah yang tersembunyi, mengubah venue dari lapangan bola menjadi arena basket, lapangan tenis, bahkan venue konser dan eSports raksasa.
Transformasi itu tak butuh hari. Cukup beberapa jam, stadion sudah siap untuk jenis acara yang sama sekali berbeda.
"Satu stadion, seribu fungsi. Dari derby Ligue 1 hingga konser Coldplay, bahkan turnamen eSports – semua bisa digelar di tempat ini," ujar juru bicara LOSC Lille.
Baca Juga: Serie A 2025/26 Bawa Gebrakan Aturan Baru! Wasit Pakai Mic Stadion dan Kiper Dikejar Waktu
Masih belum cukup? Tambahkan satu fitur pamungkas: atap geser otomatis.
Saat hujan turun atau suhu ekstrem melanda, atap bisa tertutup sepenuhnya hanya dalam 30 menit. Artinya, jadwal acara nyaris tak pernah tertunda akibat cuaca.
Dengan kapasitas sekitar 50.000 penonton, stadion ini tak hanya mendukung sepak bola tetapi benar-benar mendefinisikan ulang konsep stadion serbaguna abad ke-21.
Stade Pierre-Mauroy dibangun dengan biaya fantastis mencapai €324 juta. Namun modal jumbo itu tidak sia-sia.
Setiap tahunnya, stadion ini disebut menghasilkan pendapatan antara €20 juta hingga €25 juta, berkat kalender acara yang sangat padat: dari laga Ligue 1 dan UEFA, konser megabintang internasional, pameran dagang, hingga turnamen internasional.
Tak heran jika banyak pengelola stadion dari negara lain datang belajar langsung ke Lille.
Sistem mekanikal stadion ini dianggap sebagai standar baru infrastruktur olahraga global, karena berhasil menggabungkan fungsi olahraga, hiburan, dan komersial dalam satu sistem operasional yang efisien.
Dengan inovasi gila-gilaan seperti ini, Stade Pierre-Mauroy bukan sekadar tempat bertanding, tapi landmark arsitektur dan teknologi yang menandai era baru dunia olahraga dan hiburan.
Fakta Unik Stade Pierre-Mauroy:
Lokasi: Villeneuve-d’Ascq, Lille, Prancis
Biaya Konstruksi: ±€324 juta
Fitur: Atap geser otomatis & lapangan modular
Pendapatan: €20–25 juta/tahun
Kapasitas: ±50.000 penonton
Klub: LOSC Lille
Fungsi: Sepak bola, basket, konser, eSports, pameran, dll. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni