Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

2 Tahun Berburu Harta Karun Digital, Pria Ini Akhirnya Menyerah: 8.000 Bitcoin Senilai Rp 15,5 Triliun Hilang Selamanya!

Tulus Widodo • Sabtu, 9 Agustus 2025 | 19:47 WIB

 

Ilustrasi Bitcoin
Ilustrasi Bitcoin

RADARTUBAN – Perjuangan panjang James Howells, seorang mantan pekerja IT asal Wales, resmi berakhir dengan kata menyerah.

Setelah 12 tahun pencarian yang penuh drama, pria ini memutuskan menghentikan upaya menemukan hard drive berisi 8000 Bitcoin—kini bernilai lebih dari USD 950 juta atau sekitar Rp 15,5 triliun.

Dilansir dari financialexpress.com, kisah ini dimulai pada 2013, ketika Howells secara tak sengaja membuang hard drive miliknya saat membersihkan kantor. Tanpa disadari, di dalam perangkat itu tersimpan kunci dompet digital yang menjadi satu-satunya akses ke ribuan Bitcoin miliknya.

Hard drive tersebut diyakini terkubur di tempat pembuangan akhir (TPA) kota Newport, Wales.

Sejak kejadian itu, Howells berulang kali mengajukan proposal ke pemerintah kota untuk mengizinkan penggalian.

Howells bahkan menyiapkan rencana ambisius yang didanai investor, termasuk penggunaan teknologi pencarian canggih berbasis AI dan robotik, demi meminimalkan risiko lingkungan.

Namun, semua permintaan tersebut ditolak dengan alasan biaya besar dan potensi bahaya bagi ekosistem sekitar.

Kini, Howells mengaku tak punya lagi tenaga maupun harapan. “Saya masih memiliki alamat dompet Bitcoin itu, tapi tanpa hard drive-nya, koin tersebut terkunci selamanya,” ujarnya.

Pakar kripto menilai kasus ini sebagai salah satu tragedi terbesar di dunia aset digital—menggambarkan betapa rapuhnya kepemilikan kripto jika kehilangan private key.

Hilangnya Bitcoin senilai triliunan rupiah ini menjadi pengingat keras bagi para investor: keamanan aset digital tidak hanya bergantung pada exchange atau nilai pasar, tapi juga pada manajemen data pribadi. Sekali kehilangan kunci akses, kekayaan itu akan hilang untuk selamanya. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#8000 BTC #mantan pekerja IT asal Wales #James Howells #keamanan dompet kripto #kripto terkunci #bitcoin #aset digital hilang #tragedi Bitcoin #kisah Bitcoin Wales