Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Dua Kucing Selamat dari Cedera Ginjal Akut Usai Menelan Chewable Apoquel

Bihan Mokodompit • Rabu, 13 Agustus 2025 | 14:10 WIB
Ilustrasi anjing dan kucing.
Ilustrasi anjing dan kucing.

RADARTUBAN - Dua kucing sembuh berkat dialisis setelah mengalami cedera ginjal akut akibat menelan chewable Apoquel, obat yang sebenarnya diperuntukkan bagi anjing.

Para pakar dari Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Negeri Carolina Utara (N.C. State) mengingatkan bahwa bentuk kunyah obat ini bisa sangat berbahaya, bahkan mematikan, bagi kucing.

Kasus Dua Kucing dengan Cedera Ginjal Akut

Dr. Tyler Johnson, rekan senior di bidang gawat darurat dan perawatan kritis lanjutan di N.C. State, menjelaskan bahwa kedua kucing tersebut mengalami kerusakan ginjal parah dan membutuhkan hemodialisis, yaitu proses penyaringan darah saat ginjal tidak berfungsi normal.

“Laporan sebelumnya terkait kasus overdosis berat menunjukkan hasil yang berujung kematian,” ujar Johnson.

“Kasus toksisitas akibat tertelannya Apoquel meningkat di rumah sakit kami sejak dirilisnya bentuk kunyah yang, entah mengapa, justru menarik perhatian kucing. Kedua kucing yang kami rawat memang sengaja mencari obat tersebut," lanjut dia.

Mengapa Chewable Apoquel Berbahaya untuk Kucing?

Apoquel digunakan untuk mengatasi rasa gatal dan peradangan pada anjing.

Namun, sejak tersedia dalam bentuk tablet kunyah beraroma hati babi, obat ini ternyata juga disukai kucing.

Dr. Shelly Vaden, pakar hewan kecil di N.C. State, menegaskan bahwa bahkan sedikit saja chewable Apoquel dapat membuat kucing sangat sakit.

Gejalanya meliputi muntah, diare, lesu, pembengkakan wajah, serta kerusakan hati atau ginjal.

Dalam kondisi parah, hewan peliharaan ini bisa memerlukan rawat inap dan hemodialisis.

“Kami menyarankan rumah tangga yang memiliki kucing untuk tetap menggunakan Apoquel bentuk asli yang tidak bisa dikunyah, atau sangat berhati-hati dalam menyimpan bentuk kunyah agar tidak terjangkau kucing,” jelas Vaden.

Perawatan Dialisis yang Menyelamatkan

Di rumah sakit hewan N.C. State, masing-masing kucing menjalani empat kali dialisis untuk membantu pemulihan ginjal.

“Saya tidak berpikir perawatan kami mengeluarkan obat yang telah tertelan, tetapi perawatan ini mendukung ginjal yang cedera sehingga keduanya bisa pulih dengan cepat," kata Johnson.

Salah satu kucing, bernama Cheese, sempat mendapat perawatan dekontaminasi di klinik lokal, tetapi kondisinya tetap memburuk hingga memerlukan perawatan lanjutan.

“Di masa depan, saat usianya menua, kemungkinan ia bisa mengalami penyakit ginjal, tetapi untuk sekarang kondisinya seperti tidak pernah terjadi apa-apa,” kata Johnson.

Saran Penanganan Darurat

Jika kucing menelan chewable Apoquel dalam jumlah berbahaya, pemilik disarankan untuk segera menghubungi dokter hewan.

Penanganan dapat mencakup memicu muntah, memberikan arang aktif, atau rawat inap dengan dialisis jika diperlukan.

Johnson saat ini tengah menulis studi kasus terkait dua kucing tersebut untuk membantu panduan protokol perawatan di masa depan. (*)

 

Editor : Yudha Satria Aditama
#kucing #ginjal #cedera #anjing #obat