RADARTUBAN — Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un tiba di Beijing, China, menggunakan kereta berlapis baja khas Korut untuk menghadiri parade militer yang akan digelar pada Rabu (3/9).
Menurut media resmi Rodong Sinmun, Kim berangkat dari Pyongyang pada Senin (1/9) malam dan sampai di China keesokan paginya pada Selasa (2/9). Perjalanan ke ibu kota China ditempuh dalam waktu sekitar 20 jam.
Kereta lapis baja yang digunakan Kim dikenal bak “benteng berjalan”. Meski kecepatannya hanya sekitar 60 kilometer per jam, kereta ini dipilih karena dinilai aman dan nyaman.
Yonhap, kantor berita Korea Selatan, menyebutkan rangkaian kereta Kim terdiri dari 90 gerbong.
Di dalamnya tersedia kamar tidur, ruang rapat, ruang makan, hingga berbagai fasilitas untuk rombongan besar.
Tidak hanya lengkap, interior kereta juga mewah.
Foto yang dirilis media pemerintah Korea Utara memperlihatkan Kim bersama pejabat tinggi, termasuk Menlu Choe Son Hui, duduk di ruang kerja berpanel kayu berhias lambang emas besar dan bendera Korut.
Laptop berlapis emas, telepon, asbak kaca, hingga tirai biru emas tampak menghiasi gerbong tersebut.
Tradisi pemimpin Korut bepergian dengan kereta lapis baja sudah berlangsung turun-temurun.
Ayah Kim, Kim Jong Il, diketahui fobia terbang sehingga selalu menggunakan kereta untuk perjalanan luar negeri.
Berbeda dengan ayahnya, Kim Jong Un beberapa kali naik pesawat, termasuk saat bertemu Donald Trump di Singapura (2018) dan menemui Presiden Xi Jinping di Dalian.
Namun, kereta lapis baja tetap menjadi moda favoritnya.
Pada 2019 lalu, Kim bahkan menempuh perjalanan sejauh 4.500 kilometer menuju Hanoi dengan kereta yang sama untuk bertemu Trump.
Perjalanan panjang itu memakan waktu dua setengah hari. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama