RADARTUBAN - Tim medis di India berhasil melakukan operasi langka dengan mengangkat dua janin parasit dari dalam perut seorang bayi berusia 20 hari.
Kasus ini tergolong sangat jarang, di mana dua janin cacat berkembang di dalam tubuh bayi kembar yang sehat.
Kondisi medis ini disebut janin dalam janin, atau Foetus jn Foetu yaitu ketika janin abnormal tumbuh di dalam janin lainnya yang hidup.
Bayi tersebut sebenarnya adalah hasil kehamilan kembar tiga, namun dua janin cacat justru berkembang sebagai parasit di dalam tubuh bayi yang selamat.
Sang bayi awalnya dibawa ke rumah sakit dengan keluhan perut kembung dan kesulitan menelan makanan akibat tekanan dari janin parasit yang tumbuh di perut.
Setelah dua hari perawatan untuk mengatasi dehidrasi dan malnutrisi, operasi pengangkatan pun dilakukan dengan durasi sekitar dua jam.
Prosedur ini sangat menantang karena ukuran tubuh bayi yang masih sangat kecil dan rapuh.
Menurut Dr. Anand, dokter ahli bedah yang memimpin operasi, janin parasit tersebut terhubung dengan organ vital bayi melalui pembuluh darah penting, sehingga operasi harus dilakukan dengan sangat hati-hati untuk menghindari kerusakan dan kehilangan darah yang berlebihan.
Berkat keahlian tim medis, bayi kini dalam kondisi sehat dan menjalani masa pemulihan tanpa komplikasi.
Kasus janin pada janin biasanya terdeteksi selama kehamilan, namun ada juga yang baru ditemukan saat lahir atau bahkan pada usia dewasa.
Janin parasit ini dapat terus tumbuh jika tidak diangkat, meskipun jarang berkembang menjadi kanker, keberadaannya dapat menyebabkan masalah kesehatan serius bagi bayi inangnya.
Operasi pengangkatan janin parasit ini menambah daftar kasus yang langka namun berhasil ditangani di India, sebagai bukti kemajuan kemampuan medis dalam menghadapi kondisi-kondisi langka seperti ini. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni