Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Roblox dan Discord Digugat Setelah Adanya Kasus Bunuh Diri Remaja Berusia 15 Tahun

Andika Julia Perdana Putra • Senin, 15 September 2025 | 18:10 WIB
Roblox dilarang untuk anak-anak, psikolog tekankan pentingnya pengawasan dan edukasi digital bagi keluarga.
Roblox dilarang untuk anak-anak, psikolog tekankan pentingnya pengawasan dan edukasi digital bagi keluarga.

RADARTUBAN - Kasus tragis kembali menimpa keluarga Dallas di San Diego, Amerika Serikat.

Becca Dallas, yang merupakan seorang ibu resmi menggugat platform game Roblox dan layanan perpesanan online, Discord.

Hal ini dilakukan setelah putranya, Ethan Dallas meninggal dunia karena bunuh diri pada April 2024 lalu.

Gugatan ini menuding kedua platform tersebut lalai dalam melindungi pengguna muda dari ancaman predator online.

Ethan yang berusia 15 dan juga mengidap autisme telah bermain Roblox sejak usia tujuh tahun.

Hubungannya dengan seorang pemain lain bernama 'Nate' berawal dari interaksi di platform game tersebut.

Belakang 'Nate' diyakini adalah Timothy O'Connor, seorang pria yang berusia 37 tahun. Dia pernah ditangkap atas kasus pornografi anak dan penyebaran materi berbahaya ke anak di bawah umur.

Laporan dari The New York Times menyebut, Nate awalnya berteman dengan Ethan melalui Roblox.

Dia mengajarkan beberapa cara untuk menonaktifkan kontrol orang tua di platform tersebut.

Kemudian percakapan mereka berpindah di Discord dan berubah menjadi percakapan yang bersifat seksual.

Ethan bahkan dipaksa mengirim foto eksplisit setelah diancam percakapannya akan dipublikasikan.

Sejak itu, perlahan kondisi mental Ethan memburuk hingga harus menjalani perawatan di pusat rehabilitasi.

Empat bulan setelah mengaku tentang pengalaman pahit itu ke ibunya, Ethan memutuskan untuk mengakhiri dirinya sendiri.

Gugatan yang diajukan oleh Becca Dallas menjadi yang lertama dari jenisnya terhadap Roblox.

Juru bicara Roblox mengatakan bahwa keamayanak adalah masalah industri secara keseluruhan.

Perusahaan mengklaim telah semakin memperketat aturan konten dan verifikasi usia untuk menjaga keselamatan anak di Platformnya. Hanya saja, Roblox beberapa kali masih tersandung kasus serupa.

Kasus Ethan Dallas kini menjadi sorotan besar, tidak hanya menyangkut keluarga, tetapi juga menjadi perdebatan tentang tanggung jawab platform digital dalam menjaga pengguna mudanya. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#melindungi anak #predator #Amerika Serikat #online #san diego #Roblox