Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Penyakit Langka Naegleria Fowleri Gegerkan India, 19 Orang Tewas Akibat Infeksi Amoeba Pemakan Otak

Ika Nur Jannah • Sabtu, 20 September 2025 | 17:05 WIB
Amoeba pemakan otak yang hidup di air tawar gemparkan karala, India sudah 19 orang terinfeks
Amoeba pemakan otak yang hidup di air tawar gemparkan karala, India sudah 19 orang terinfeks

RADARTUBAN - Kasus infeksi amoeba pemakan otak, atau dikenal sebagai Naegleria fowleri, menyebabkan kegemparan di negara bagian Kerala, India, setelah 19 orang dilaporkan meninggal di dunia sepanjang tahun 2025.

Lonjakan ini menimbulkan kekhawatiran terkait penyebaran penyakit langka namun mematikan yang berasal dari air tawar tersebut.

Menurut Dinas Kesehatan Kerala, hingga September 2025 tercatat 70 kasus penyakit Primary Amoebic Meningoencephalitis (PAM), dengan 19 kematian.

Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang mencatat 36 kasus dan sembilan kematian.

Korban yang meninggal berkisar dari bayi berusia tiga bulan, anak-anak hingga orang dewasa.

Penyakit ini disebabkan oleh organisme Naegleria fowleri yang masuk ke tubuh melalui rongga hidung saat kontak dengan udara yang terkontaminasi, kemudian menyerang jaringan otak.

Gejala awal meliputi sakit kepala hebat, demam, mual, dan muntah, yang dapat berkembang menjadi kejang dan koma dalam beberapa hari, dengan tingkat kematian mencapai 97 persen secara global.

Pemerintah Kerala saat ini melakukan pengujian massal udara di berbagai sumber air tawar dan meluncurkan program klorinasi untuk mengurangi risiko penularan.

Menteri Kesehatan Veena George menegaskan bahwa meskipun jumlah kasus meningkat, ini bukanlah wabah, melainkan hasil dari deteksi yang lebih baik.

Pihak yang berwenang juga memasang papan peringatan di lokasi yang rawan agar masyarakat waspada agar tidak mandi atau berenang di situ.

Langkah-langkah ini diambil sebagai respons serius terhadap penyakit jarang tapi fatal ini yang menimbulkan ancaman kesehatan masyarakat di Kerala. (*)

 

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#penyakit langka #india #koma #naegleria fowleri #infeksi