RADARTUBAN — Penyanyi sekaligus ikon pop dunia, Britney Spears, kembali menjadi sorotan publik setelah mengungkap kondisi kesehatannya yang memprihatinkan.
Dalam sebuah unggahan emosional di akun Instagram pribadinya, pelantun lagu Toxic itu mengonfirmasi bahwa dirinya mengalami kerusakan saraf di sisi kanan tubuhnya.
Dampak Berat dari Tahun-Tahun di Bawah Konservatori
Britney menceritakan bahwa kerusakan saraf yang ia alami merupakan dampak dari tekanan mental dan fisik selama 13 tahun berada di bawah konservatori yang dikendalikan ayahnya, Jamie Spears.
Ia mengaku trauma mendalam itu tidak hanya meninggalkan luka psikologis, tetapi juga memengaruhi kondisi tubuh dan otaknya.
“Selama masa itu, saya kehilangan kendali atas diri sendiri. Saya bahkan dipaksa untuk tidak menggunakan kaki dan tangan selama berbulan-bulan,” tulis Britney dalam unggahannya.
Luka Fisik dan Mental yang Tak Terlupakan
Britney juga mengenang masa rehabilitasi paksa pada 2018, yang menurutnya menjadi salah satu periode paling kelam dalam hidupnya.
Pengalaman tersebut bukan hanya menyakitkan secara fisik, tetapi juga menorehkan luka emosional yang mendalam.
“Rasanya seperti tubuh saya bukan milik saya sendiri,” ujarnya menggambarkan penderitaannya.
Rasa Syukur di Tengah Penderitaan
Meski melalui perjalanan hidup yang penuh penderitaan, Britney menegaskan bahwa ia tetap bersyukur kepada Tuhan.
Ia mengungkapkan bahwa cinta dan kasih Ilahi telah menjadi sumber kekuatan terbesar untuk bertahan.
Dalam refleksinya, Britney mengibaratkan hidupnya seperti kisah film Maleficent — di mana sang tokoh utama kehilangan sayapnya, namun tetap mampu bangkit dengan cinta dan keajaiban yang melindunginya.
Berjuang untuk Kedamaian dan Harapan Baru
Setelah berhasil keluar dari konservatori yang mengekangnya, perjuangan Britney terus berlanjut.
Kini ia tengah fokus untuk memulihkan diri secara fisik dan mental, serta menemukan kebahagiaan yang sejati.
Britney juga menyampaikan pesan menyentuh kepada penggemarnya agar tidak menyerah meski hidup terasa berat.
“Meski saya mengalami kerusakan saraf dan trauma, saya merasa sangat beruntung masih bisa hidup dan terus berjuang untuk kedamaian batin,” tulisnya.
Kini, meskipun menghadapi tantangan kesehatan yang serius, Britney Spears tetap menunjukkan keteguhan dan semangat hidup yang menjadi inspirasi bagi jutaan penggemar di seluruh dunia. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni