RADARTUBAN - Bonnie Blue, yang juga dikenal sebagai TEB atau BB, akhirnya ditangkap oleh Polres Badung atas tuduhan membuat konten pornografi di Bali.
Di dunia maya, seorang perempuan berusia 25 tahun dari Inggris muncul sebagai tokoh yang tidak dapat dilupakan.
Dia dikenal sebagai content creator dewasa yang sering memicu perdebatan.
Salah satu hal yang membuatnya menonjol adalah cara khasnya menargetkan audiens pria muda untuk konten OnlyFans miliknya.
Bonnie Blue jadi sorotan dunia setelah dia blak-blakan membagikan kisah perjalanannya ke berbagai negara.
Yang membuatnya makin kontroversial adalah pilihannya untuk sengaja menyasar kawasan kampus dan universitas sebagai bagian dari strateginya.
Strateginya adalah membidik kaum muda agar tertarik padanya cara yang ia yakini mampu membedakan kontennya di pasar yang padat.
Strategi Kontroversial: Menggaet Mahasiswa
Blue mengaku pernah menawarkan kesempatan kepada sejumlah mahasiswa untuk berhubungan intim dengannya tanpa biaya.
Sebagai imbalannya, dia meminta izin merekam dan memanfaatkan momen tersebut sebagai materi konten online.
Blue bercerita bahwa perjalanannya ke berbagai belahan dunia dari Derby di Inggris, Australia, hingga Cancun membuka jalan baginya untuk berhubungan intim dengan ratusan remaja putra.
Sebelum dikenal sebagai aktris film dewasa, Bonnie Blue menjalani karier di bidang perekrutan.
Perempuan yang berasal dari Stapleford ini menikah selama sepuluh tahun sebelum pindah ke Australia pada 2021 dan mengakhiri pernikahannya.
Sekarang dilaporkan bahwa ia memiliki kemampuan untuk menghasilkan lebih dari dua ratus ribu dolar per bulan dari materi yang dia buat.
Dia bahkan mengklaim telah mengumpulkan £3 juta sekitar Rp59 miliar dari akun OnlyFans saja dalam satu tahun.
Menjelang penggerebekan di Badung, Bali, statusnya berubah menjadi terduga pelaku atas dugaan pelanggaran UU Pornografi. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama