Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Standar Baru Sepeda Listrik di China Mulai Jalan, Kecepatan Dibatasi 25 km/jam

Ika Nur Jannah • Senin, 8 Desember 2025 | 03:00 WIB
Sepeda listrik cenderung lebih diminati daripada motor listrik.
Sepeda listrik cenderung lebih diminati daripada motor listrik.

RADARTUBAN - China mulai memberlakukan aturan baru yang lebih ketat untuk sepeda listrik sejak Senin (1/12), melarang penjualan model standar lama demi tingkatkan keamanan dan kualitas produk.

Produsen kini wajib pasang baterai serta unit kontrol anti-modifikasi, batas kecepatan maksimal 25 km/jam, dan kurangi penggunaan bahan plastik tak tahan api di atas 5,5 persen dari total berat.

Langkah ini memberi masa transisi tiga bulan bagi toko membersihkan stok lama, sementara produksi model baru boleh dimulai sejak September lalu.

Beberapa pengecer buru-buru daftarkan stok lama atas nama karyawan atau keluarga sebelum batas waktu, dikenakan biaya tambahan Rp 1,1 juta hingga Rp 2,3 juta per unit demi menghindari larangan.

Manuver ini memberi label barang sebagai kendaraan bekas dengan nol kilometer, tetapi pasar diprediksi dalam jangka pendek akibat harga naik pasca-standar baru.

Manajer produsen memperkirakan butuh minimal enam bulan bagi industri pulih dan stabil.

Dampak Dalam Jangka Panjang

Peraturan ini menanggapi kekhawatiran kebakaran dan kecelakaan akibat modifikasi ilegal, yang picu kejadian tinggi sebelumnya.

China mengizinkan produsen cantumkan saran masa pakai yang jelas di pelat dan sertifikat, mendorong inovasi baterai lebih aman.

Meski industri sempat kuat di paruh pertama 2025 berkat program tukar tambah, kini mampu menghadapi tantangan adaptasi dengan cepat. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#kecepatan #toko #China #sepeda listrik