RADARTUBAN - Netflix resmi mengakuisisi bisnis studio dan layanan streaming Warner Bros.
Discovery, termasuk HBO Max dan HBO, dalam kesepakatan bernilai sekitar 72 miliar dolar AS atau Rp1.201 triliun.
Transaksi ini mengalahkan tawaran pesaing seperti Paramount Skydance dan Comcast, menandai babak baru di industri hiburan global.
Nilai akuisisi mencapai enterprise value sekitar 82 miliar dolar AS, dengan pembayaran tunai dan saham setara 27 dolar AS per saham.
Netflix menggabungkan katalog ikonik Warner Bros seperti Harry Potter, Game of Thrones, dan konten HBO dengan kekuatan distribusi globalnya. Ted Sarandos, Co-CEO Netflix, menyebut langkah ini sebagai peluang langka untuk memperkaya hiburan dunia.
Akuisisi ini disebut mengakhiri "perang streaming" karena menyatukan dua raksasa, menghilangkan pesaing utama bagi Netflix.
Warner Bros tetap rilis film di bioskop dan produksi untuk pihak ketiga, sementara Netflix pertahankan model eksklusifnya.
Kompetitor seperti Disney dan Amazon kini hadapi tantangan baru menghadapi "raksasa streaming" ini.
Transaksi menunggu persetujuan regulator dan pemegang saham, rampung dalam 12-18 bulan. David Zaslav, CEO Warner Bros Discovery, yakin kerjasama ini pastikan konten relevan jangkau audiens global. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama