Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Belum Balapan, F1 2026 Sudah Memanas Usai Isu Celah Regulasi Mesin Muncul

Andika Julia Perdana Putra • Selasa, 23 Desember 2025 | 01:21 WIB

Red Bull dan Mercedes diduga temukan celah dalam regulasi F1 2026.
Red Bull dan Mercedes diduga temukan celah dalam regulasi F1 2026.

RADARTUBAN - Menjelang regulasi baru sekaligus debut unit daya F1 2026, tensi antara tim sudah mulai memanas.

Beberapa pabrikan mesin disebut menemukan celah abu-abu dalam regulasi baru, khususnya terkait raiso kompresi mesin.

Celah ini dapat diekspos tim dan berpotensi menciptakan keunggulan performa mesin yang signifikan.

Berdasarkan laporan dari Motorsport Magazin, Red Bull Racing dan Mercedes diduga telah menemukan celah aturan yang memungkinkan rasio kompresi mesin mencapai 18:1.

Padahal regulasi musim depan secara eksplisit membatasi raiso tersebut di angka 16:1.

Masalahnya, perbedaan nilai ini bukan hanya sekedar angka. Jika diterapkan, keunggulan tersebut diyakini dapat memberikan tambahan renaga sekitar 15 horse power dan berpotensi memangkas waktu putaran hingga 0,3 detik.

Perlu diingat, meskipun terlihat kecil tetapi dalam dunia F1, perbedaan sepersekian detik dapat memberikan dampak yang signifikan bagi performa pembalap di lintasan balapan.

Isu tersebut langsung memicu reaksi keras dari tim pesaing. Ferrari, Honda, dan Audi dikabarkan telah meminta klarifikasi resmi FIA mengenai hal tersebut.

Kecurigaan mereka berpusat pada kemungkinan perubahan kompresi akibat ekspansi termal. Selain itu, penggunaan material diyakini berperan dalam perubahan rasio kompresi mesin.

Dalam pernyataannya, FIA mengakui isu tersebut tengah dibahas bersama para produsen mesin lainnya.

Hanya saja, induk organisasi balap mobil itu menegaskan pengukuran kompresi mesin dilakukan pada suhu ruang, dan tidak melakukan pengukuran saat suhu operasional tinggi.

FIA jelas berada di situasi yang cukup sulit, mengingat perubahan aturan sekecil apapun akan sangat berdampak pada tim apalagi musim 2026 sudah di depan mata. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#F1 2026 #balapan #mercedes #red bull #regulasi