Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Paus Leo XIV Serukan Perdamaian Dunia, Minta Ukraina dan Rusia Berani Berdialog demi Hentikan Perang

Ika Nur Jannah • Minggu, 28 Desember 2025 | 00:10 WIB

Paus Leo XIV menyerukan gencatan senjata dan dialog jujur antara Ukraina dan Rusia dalam pesan Natal Urbi et Orbi di Vatikan.
Paus Leo XIV menyerukan gencatan senjata dan dialog jujur antara Ukraina dan Rusia dalam pesan Natal Urbi et Orbi di Vatikan.

RADARTUBAN- Paus Leo XIV kembali menyerukan pentingnya perdamaian global di tengah konflik bersenjata yang masih berkecamuk antara Ukraina dan Rusia.

Dalam pesan Natal tradisional Urbi et Orbi yang disampaikan dari Lapangan Santo Petrus, Vatikan, Paus menekankan urgensi dialog tulus sebagai satu-satunya jalan untuk menghentikan penderitaan kemanusiaan yang terus berlanjut.

Pesan Natal tersebut disaksikan oleh ribuan umat Katolik dan peziarah dari berbagai negara yang memadati Lapangan Santo Petrus.

Baca Juga: Paus Leo XIV Prihatin Atas Kekerasan dan Kelaparan di Gaza Serukan Genjatan Senjata Segera

Dalam pidatonya, Paus Leo XIV secara khusus menyoroti konflik Ukraina-Rusia yang hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda mereda.

“Semoga suara senjata terhenti, dan semoga semua pihak yang terlibat, dengan dukungan komunitas internasional, menemukan keberanian untuk dialog yang tulus, penuh rasa hormat, dan berorientasi pada perdamaian,” ujar Paus Leo XIV sebagaimana dikutip dari rilis resmi Kantor Berita Suci Vatikan, Jumat (26/12).

Tak hanya itu, Paus juga menyampaikan harapannya agar tercipta gencatan senjata setidaknya selama 24 jam di berbagai wilayah konflik di dunia.

Baca Juga: Raja Charles III Catat Sejarah, Jadi Raja Inggris Pertama yang Berdoa Bersama Paus

Ia menilai momen Natal seharusnya menjadi waktu refleksi bersama untuk menghentikan kekerasan dan mengedepankan nilai kemanusiaan, terutama bagi warga sipil yang menjadi korban utama peperangan.

Seruan tersebut disampaikan di tengah situasi medan perang di Ukraina yang masih berlangsung sengit.

Paus Leo XIV bahkan mengungkapkan kesedihannya atas gagalnya upaya gencatan senjata yang sebelumnya sempat diharapkan, termasuk setelah Rusia kembali melancarkan serangan meski terdapat dorongan internasional untuk menghentikan eskalasi konflik.

Diketahui, dua hari sebelum pidato Natal ini, Paus Leo XIV juga sempat menyampaikan keprihatinan mendalam terkait runtuhnya gencatan senjata saat berbicara di Castel Gandolfo pada 23 Desember 2025.

Ia menyebut bahwa berlanjutnya kekerasan hanya akan memperpanjang penderitaan dan mempersempit peluang rekonsiliasi.

Sejak awal konflik, Vatikan secara konsisten mengambil posisi sebagai mediator moral dengan terus mendorong dialog jujur dan damai antara Rusia dan Ukraina.

Sikap tersebut sejalan dengan pendekatan Paus Fransiskus sebelumnya, yang kerap menekankan bahwa perang tidak pernah menjadi solusi dan selalu meninggalkan luka kemanusiaan yang mendalam.

Paus Leo XIV pun menegaskan kembali bahwa perdamaian bukan sekadar absennya perang, melainkan hasil dari keberanian untuk mendengarkan, menghormati perbedaan, dan menempatkan martabat manusia di atas kepentingan politik maupun kekuasaan. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#rusia #konflik bersenjata #pesan natal #perdamaian global #Paus Leo XIV #Ukraina #Urbi et Orbi