Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Kim Jong Un Minta Produksi Rudal dan Amunisi Korea Utara Ditingkatkan demi Perkuat Kesiapan Militer Nasional

Siti Rohmah • Minggu, 28 Desember 2025 | 04:05 WIB

 

Kim Jong Un mendesak peningkatan produksi rudal dan amunisi Korea Utara guna memperkuat kesiapan militer dan daya tangkal nasional.
Kim Jong Un mendesak peningkatan produksi rudal dan amunisi Korea Utara guna memperkuat kesiapan militer dan daya tangkal nasional.

RADARTUBAN - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un meminta peningkatan kapasitas produksi rudal dan amunisi nasional saat melakukan peninjauan ke salah satu perusahaan industri persenjataan strategis.

Hal tersebut dilaporkan media pemerintah Korea Utara, Korean Central News Agency (KCNA), pada Jumat (26/12).

Dalam kunjungan tersebut, Kim didampingi sejumlah pejabat senior negara. Ia menegaskan pentingnya modernisasi fasilitas industri persenjataan serta penguatan fondasi teknis pabrik guna memenuhi kebutuhan operasional Tentara Rakyat Korea (Korean People’s Army/KPA).

Para pejabat terkait melaporkan capaian produksi rudal dan amunisi artileri sepanjang 2025, termasuk realisasi produksi pada kuartal keempat tahun tersebut.

Namun, KCNA tidak merinci lokasi maupun waktu kunjungan Kim ke fasilitas industri itu.

“Fondasi teknis perusahaan produksi terkait harus diperkuat secara seimbang agar kapasitas produksi dapat diperluas secara menyeluruh,” ujar Kim Jong Un sebagaimana dikutip KCNA.

Ia juga menekankan perlunya penyusunan rencana produksi jangka menengah dan panjang yang berorientasi pada pengembangan pada 2026, guna menjamin kesiapan operasional pasukan rudal dan artileri di masa mendatang.

Menurut Kim, modernisasi industri persenjataan—baik melalui pembangunan fasilitas baru maupun peningkatan kapasitas pabrik yang telah ada—memiliki peran strategis dalam memperkuat daya tangkal militer Korea Utara.

Sebelumnya, pada Kamis, KCNA juga melaporkan bahwa Kim Jong Un meninjau proyek pembangunan kapal selam strategis bertenaga nuklir berbobot sekitar 8.700 ton yang dilengkapi kemampuan peluncuran rudal. Proyek tersebut pertama kali diumumkan pada Maret lalu.

Dalam laporan yang sama, Kim menilai rencana Korea Selatan dan Amerika Serikat untuk mengembangkan kapal selam bertenaga nuklir sebagai langkah ofensif yang dinilai dapat mengancam stabilitas kawasan. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Korea Utara #rudal #kim jong un #militer