Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

WEF Prediksi 10 Profesi Ini Terancam Hilang pada 2030, Dampak AI dan Digitalisasi

M Robit Bilhaq • Senin, 5 Januari 2026 | 14:00 WIB
Ilustrasi pekerja yang digantikan oleh AI.
Ilustrasi pekerja yang digantikan oleh AI.

RADARTUBAN - Analisis terbaru yang dirilis oleh World Economic Forum, menunjukkan bahwa struktur pasar tenaga kerja di tingkat global diprediksi bahwa pada tahun 2030 akan mengalami perkembangan yang signifikan.

Laporan tersebut memproyeksikan adanya ekspansi lapangan kerja sebesar 14 persen, dibarengi dengan penyusutan sebesar 8 persen.

Diperkirakan bahwa 39 persen dari kompetensi utama yang dimiliki pekerja saat ini akan mengalami perubahan total pada tahun 2030.

Fenomena tersebut menjadi pengingat terkait dengan pentingnya pembelajaran yang dilakukan secara terus-menerus guna untuk menghadapi perkembangan ini.

Diprediksi kedepannya sektor digital akan dapat menciptakan sekitar 19 juta lapangan kerja baru pada akhir dekade ini, namun di sisi lain juga akan menghapus sekitar 9 juta pekerjaan konvensional.

Kondisi tersebut lah yang menuntut adanya kemampuan adaptasi terhadap teknologi dan menjadikannya sebagai sesuatu yang sangat krusial.

Bahkan, sektor-sektor yang mengandalkan kreativitas manusia, seperti desain grafis, juga terkena ancaman akibat kehadiran teknologi AI generatif yang semakin canggih.

Berikut ini adalah sepuluh profesi yang diprediksi tidak dibutuhkan di dunia kerja atau bahkan hilang di masa depan :

1. Petugas Layanan Pos

Penurunan kebutuhan korespondensi fisik membuat peran ini semakin terpinggirkan.

2. Teller Bank dan Profesi Terkait

Layanan perbankan digital yang mandiri secara perlahan menggantikan fungsi pelayanan tatap muka di kantor.

3. Petugas Entri Data

Sistem otomasi dan perangkat lunak cerdas mampu memproses input data dengan jauh lebih cepat dan akurat.

4. Kasir dan Petugas Tiket

Munculnya kios pembayaran mandiri dan pemesanan online akan mengurangi kebutuhan akan operator manusia di titik penjualan.

 

6. Pekerja Percetakan dan Sektor Terkait

Peralihan ke media digital sepenuhnya menurunkan permintaan pada industri cetak fisik.

7. Petugas Akuntansi, Pembukuan, dan Penggajian

Algoritma keuangan dan sistem akuntansi terintegrasi membuat pencatatan manual menjadi ditinggalkan

8. Petugas Pencatatan Material dan Penyimpanan Stok

Sistem manajemen pergudangan otomatis dan sensor IoT kini mampu dilakukan secara otomatis.

9. Petugas Transportasi dan Kondektur

Digitalisasi sistem tiket dan pengawasan transportasi otomatis mengurangi kebutuhan pekerja di lapangan.

10. Pekerja Penjualan Keliling dan Pedagang Kaki Lima

Perubahan pola konsumsi masyarakat yang beralih ke e-commerce akan berdampak pada metode penjualan konvensional di jalanan. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#AI #global #profesi #pekerjaan #WEF