RADARTUBAN - Elon Musk adalah pengusaha ternama dari Amerika Serikat. Ia dikenal sebagai salah satu pendiri perusahaan-perusahaan teknologi ternama seperti SpaceX, Tesla, hingga Neuralink.
Kekayaan Elon Musk mencapai puncak baru di akhir tahun 2025, melampaui Produk Domestik Bruto (PDB) negara-negara seperti Belgia dan Irlandia.
Bos besar Tesla dan SpaceX kini menjadi orang terkaya di dunia dengan harta bersih Rp 726 miliar, setara dengan Rp 12.144 triliun.
Berdasarkan data Forbes, kekayaan Musk yang melonjak tajam ini melewati PDB Belgia senilai Rp 716 miliar dan Irlandia Rp 708 miliar, menurut Dana Moneter Internasional (IMF).
Selain itu, harta pribadinya juga unggul dari Argentina Rp 683 miliar dan Swedia Rp 662 miliar, menjadikannya setara dengan ekonomi negara besar ke-23 dunia.
Peningkatan pesat ini didorong oleh dimasukkannya saham Tesla yang naik 18% sepanjang tahun 2025, meski sempat terkoreksi Rp 3,3 miliar di akhir tahun akibat pelemahan harga saham ke 449,72.
Musk telah memegang posisi terkaya sejak Mei 2024, menggeser Bernard Arnault dari LVMH, dengan aset utama dari Tesla, SpaceX, dan platform X.
Para analis memperkirakan Musk akan menjadi triliuner pertama pada tahun 2026, didukung paket yang menghasilkan Tesla senilai hingga 1 triliun jika target ambisius tercapai.
Kekayaannya bahkan bernilai lampaui perusahaan seperti Johnson & Johnson Rp 498 miliar dan LVMH Rp 459 miliar. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni