Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Protes Besar di Iran, Trump Ancam Teheran dan Nyatakan Dukungan Terbuka

M Robit Bilhaq • Minggu, 11 Januari 2026 | 19:40 WIB
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

RADARTUBAN - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump turut memberikan tanggapan terkait adanya aksi unjuk rasa besar-besaran yang menentang pemerintah di Iran.

Melalui pernyataan yang diunggah di platform media sosial pada hari Sabtu, Trump yang dalam beberapa waktu terakhir sering mengutarakan ancaman untuk melakukan intervensi, secara terbuka menyatakan dukungan bagi pergerakan di negara tersebut.

Menurut laporan yang dihimpun pada hari Minggu, 11 Januari 2026, Trump menilai bahwa saat ini masyarakat Iran sedang memperjuangkan kebebasan dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya, dan pihak Amerika Serikat menyatakan kesiapan untuk memberikan bantuan.

Meski demikian, rincian mengenai bentuk bantuan atau dukungan yang akan diberikan oleh AS masih belum terungkap secara jelas.

Pernyataan Trump tersebut dipublikasikan hanya berselang satu hari setelah dirinya mengeluarkan peringatan keras dari Gedung Putih bahwa Amerika Serikat akan melakukan tindakan keras terhadap Teheran apabila otoritas di sana mulai mengambil tindakan yang menyebabkan hilangnya nyawa para pengunjuk rasa.

Dukungan serupa juga datang dari Senator Lindsey Graham, yang dikenal sebagai salah satu tokoh yang vokal mengkritik rezim di Iran.

Melalui platform X, Graham menyampaikan pesan kepada penduduk Iran bahwa masa-masa penindasan yang mereka alami akan segera mencapai titik akhir.

Graham menekankan bahwa keberanian dan keteguhan masyarakat dalam melawan kepemimpinan saat ini telah mendapatkan perhatian dari Presiden Trump serta komunitas internasional yang menjunjung tinggi nilai kebebasan.

Graham menafsirkan slogan tentang pemulihan kejayaan Iran sebagai bentuk dukungan agar para demonstran berhasil menggulingkan kekuasaan Ayatollah.

Terkait kondisi di lapangan, muncul berbagai laporan mengenai pecahnya kekerasan di beragam wilayah di Iran.

Namun, upaya media untuk melakukan penilaian secara menyeluruh terhadap kerusuhan tersebut terkendala karena putunya akses internet yang dilakukan oleh pihak berwenang.

Informasi terkini mengenai situasi di Iran baru mulai terkuak pada Sabtu malam melalui sejumlah rekaman video yang beredar di dunia maya.

Video-video tersebut diduga menampilkan aksi protes yang berlangsung di beberapa lokasi di ibu kota Teheran serta kota-kota besar lainnya, termasuk Kerman dan Shiraz di wilayah selatan, Tabriz di bagian barat laut, dan Rasht di utara.

Walaupun video-video tersebut keasliannya belum dapat divalidasi secara instan oleh lembaga berita internasional.

Beberapa rekaman yang diunggah oleh media TRT World menunjukkan adanya insiden pembakaran bangunan masjid di tengah gejolak demonstrasi tersebut. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#as #Protes #iran #presiden #Amerika Serikat #donald trump