RADARTUBAN - Presiden Prancis Emmanuel Macron mengungkapkan inti pembicaraan dalam jamuan makan malam dengan Presiden Indonesia Prabowo Subianto di Istana Elysee, Paris, pada Jumat malam (23/1/) waktu setempat.
Pertemuan itu menandai perjalanan kunjungan Prabowo dari Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos, Swiss.
Macron menekan strategi kemitraan antara Prancis dan Indonesia di berbagai bidang.
"Bersama-sama, kami semakin memperkuat strategi kemitraan yang menghubungkan Indonesia dan Prancis." ujarnya.
Selain itu, keduanya membahas keselarasan pandangan soal isu global dan internasional, termasuk yang akan mendorong Prancis dalam kepresidenan G7.
Prabowo tiba di Bandara Orly, Paris, sekitar pukul 14.50 waktu setempat setelah berpidato di WEF.
Ia disambut Dubes Prancis untuk RI Fabien Penone dan Dubes RI untuk Prancis Mohamad Oemar.
Jamuan makan malam pribadi ini menjadi momentum diplomasi aktif untuk hubungan bilateral.
Pertemuan ini menegaskan komitmen Indonesia untuk memperluas kerja sama dengan mitra Eropa.
Meski detail spesifik isu global belum dirintis, Macron menyebut keselarasan visi kedua negara krusial di panggung internasional. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni