Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

BlackRock Soroti Bitcoin sebagai Pengganti Emas di Tengah Lonjakan Harga Logam Mulia

Ika Nur Jannah • Minggu, 25 Januari 2026 | 14:30 WIB

 

Ilustrasi Bitcoin.
Ilustrasi Bitcoin.

RADARTUBAN - BlackRock, raksasa pengelola aset dunia, menyoroti potensi bitcoin sebagai pengganti emas di tengah lonjakan harga logam mulia tersebut.

Pandangan ini muncul saat kapitalisasi pasar emas mencapai sekitar 34 triliun dollar AS, sementara bitcoin menghadapi tekanan harga di awal 2026.

Harga emas terus melesat ke level tertinggi tahunan, didorong ketegangan geopolitik dan ketidakpastian ekonomi global.

Sementara itu, bitcoin justru tertinggal, memicu diskusi soal peran keduanya sebagai aset lindung nilai.

Rick Rieder, Kepala Fixed Income BlackRock, pernah tegas menyatakan keyakinannya pada 2020 bahwa "bitcoin akan menggantikan emas secara global."

Pernyataan ini kembali ramai usai peluang Rieder jadi Ketua Federal Reserve melonjak 40 persen dalam seminggu.

Geoff Kendrick dari Standard Chartered Bank mendukung pandangan Rieder, menyebut peluangnya naik signifikan akan untungkan aset kripto.

BlackRock sendiri memimpin adopsi bitcoin lewat ETF spot sejak 2023, yang kini kelola ratusan ribu BTC senilai miliaran dollar.

Rieder baru-baru ini ulangi rekomendasi: pertahankan bitcoin bersama emas sebagai penyeimbang portofolio hadapi depresiasi mata uang.

Ini sinyal bullish bagi investor di tengah dominasi emas saat ini. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#ekonomi global #emas #BlackRock #bitcoin