Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Tak Lagi Manual, NASA Gunakan AI Claude untuk Buat Rute Perseverance di Mars

Andika Julia Perdana Putra • Minggu, 1 Februari 2026 | 14:10 WIB
NASA gunakan Claude untuk bantu jelajahi planet Mars.
NASA gunakan Claude untuk bantu jelajahi planet Mars.

 

RADARTUBAN - Mars telah menjadi planet yang menarik bagi manusia. Apalagi semakin berkembangnya teknologi, eksplorasi terhadap Mars kian meningkat.

Pada Desember lalu, wahana Perseverance milik NASA berhasil melintasi medan berbatu di kawah Jezero sejauh 400 meter.

Menariknya wahana tersebut berjalan dengan rute yang dibuat oleh AI. Hal ini menjadi pertama kalinya NASA memanfaatkan model bahsa besar untuk membantu mengemudikan kendaraan penjelajah planet.

Model AI yang digunakan NASA adalah Claude buatan perusahaan Anthropic. Melalui alat yang bernama Claude Code, sistem ini diberikan akses pada data hasil pengamatan dari Perseverance selama bertahun-tahun.

Dari sana, Claude menyusun jalur perjalanan secara bertahap dengan membuat titik pemeriksaan setiap jarak 10 meter yang kemudian akan dievaluasi dan disempurnakan satu persatu.

Merencanakan perjalanan wahana di Mars bukanlah perkara yang mudah. Setiap kesalahan dapat berujung pada roda yang selip, kendaraan terbalik, atau bahkan terjebak secara permanen.

Selama ini tugas merencanakan rute Perseverance sepenuhnya dibuat manual oleh manusia berdasarkan citra satelit dan gambar yang diambil wahana tersebut.

Karena berbasis manual, proses pembuatan rute tersebut kerap memakan waktu yang lama dan menuntut ketelitian tinggi.

Meskipun disusun oleh AI, NASA tetap menerapkan pengawasan yang ketat. Insinyur di Jet Propulsion Laboratory (JPL) akan memverifikasi seluruh rute menggunakan simulator internal sebelum perintah dikirimkan ke Perseverance.

Hasilnya, rute perjalanan yang dibuat oleh Claude hanya diperlukan sedikit penyesuaian terutama karena tim insinyur memiliki akses ke gambar terbaru yang belum dianalisis oleh AI.

NASA menilai penggunaan AI dapat memangkas waktu perencanaan perjalan hingga setengahnya. Efisiensi ini membuka perjalanan yanh lebih sering, pengumpulan data ilmiah yang lebih banyak, serta analisis yang mendalam.

Selain itu, keberhasilan ini juga menjadi lompatan besar bagi Anthropic. Dalam waktu singkat, Claude berkembang menjadi AI yang sebelumnya kesulitan menavigasi game sederhana menjadi AI yang membantu mengeksplorasi planet Mars.

Kedepannya NASA melihat sistem AI otonom berpotensi besar untuk menjelajahi wilayah Tata Surya yang lebih luas dan menantang. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#Mode AI #mars #nasa #Claude