RADARTUBAN - Media The Washington Post baru-baru ini kembali mengubah struktur kepemilikan mereka.
Pasalnya, Will Lewis resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai CEO dan publisher pada Sabtu (7/2) kemarin.
Pengunduran diri Lewis terjadi setelah media tersebut melakukan pemutusan hubungan kerja hingga sepertiga karyawannya.
Dalam pesan internal kepada staf The Washington Post, Lewis menyebut pengunduran dirinya sebagai langkah tepat setelah memimpin masa transformasi selama dua tahun.
Di era kepemimpinannya, Will Lewis mengakui sejumlah keputusan berat diambil demi menjaga keberlanjutan perusahaan dan mempertahankan jurnalisme nonpartisan yang berkualitas.
Lewis sendiri mulai memimpin The Washington Post sejak tahun 2023, menggantikan Fred Ryan di tengah tekanan finansial yang memburuk.
Masa kepemimpinannya diwarnai banyak kontroversi, termasuk PHK yang berulang, reorganisasi yang tidak mulus, serta kepergian sejumlah jurnalis senior.
The Washington Post menunjuk Chief Financial Officer, Jeff D'Onofrio sebagai CEO dan publisher sementara.
Dalam email yang dikirmkan ke karyawan, D'Onofrio menegaskan data pembaca akan menjadi dasar pengambilan keputusan ke depan.
Selain itu dia berjanji akan memperjelas fokus redaksi pada konten bernilai tinggi bagi audiens.
Langkah mundurnya Lewis mendapatkan respons dari Washington Post Guild, serikat pekerja di media tersebut.
Organisasi itu menilai kepergian Lewis sebagai hal yang sudah lama dinantikan.
Selain itu, serikat pekerja juga mendesak pemilik The Washington Post, Jeff Bezos untuk membatalkan PHK atau menjual media itu ke pihak yang mau berinvestasi secara serius.
PHK terbaru ini juga menuai kritik dari mantan Pemimpin Redaksi Eksekutif The Post, Marty Baron, yang menyebutnya sebagai salah satu hari tergelap dalam sejarah surat kabar tersebut.
Bezos sendiri menyebut pergantian kepemimpinan The Washington Post sebagai sebuah peluang besar. Dia menegaskan misi jurnalistik tetap krusial dan arah masa depan media akan terus dipandu oleh kebutuhan pembaca.(*)
Editor : Yudha Satria Aditama