Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Zinnia Jadi Bunga Pertama yang Mekar di ISS, Bukti Pertanian Luar Angkasa Kian Nyata

Amaliya Syafithri • Kamis, 19 Februari 2026 | 18:05 WIB
Ilustrasi bunga Zinnia
Ilustrasi bunga Zinnia

RADARTUBAN – Bunga zinnia mencatat sejarah sebagai bunga pertama yang berhasil mekar di luar angkasa, tepatnya di International Space Station (ISS).

Keberhasilan ini merupakan bagian dari eksperimen pertanian luar angkasa milik NASA yang dikenal sebagai proyek Veggie (Vegetable Production System).

Eksperimen Pertanian di Lingkungan Mikrogravitasi

Proyek Veggie bertujuan meneliti apakah tanaman, khususnya tanaman berbunga, dapat tumbuh secara normal dalam kondisi mikrogravitasi.

Sebelumnya, para astronot telah berhasil menanam selada di ISS. Namun, menumbuhkan tanaman berbunga seperti zinnia dinilai lebih kompleks karena membutuhkan pengaturan cahaya, air, serta sirkulasi udara yang lebih presisi.

Baca Juga: Pertama dalam Sejarah, NASA Izinkan Astronot Bawa iPhone di Misi Artemis II

Tantangan Jamur dan Perawatan Intensif

Pada Januari 2016, astronot NASA mempublikasikan foto bunga zinnia berwarna oranye yang mekar sempurna di ISS.

Proses ini tidak berjalan mulus. Tanaman sempat terserang jamur akibat kelembapan tinggi di dalam modul penanaman.

Para astronot kemudian menyesuaikan metode penyiraman dan ventilasi untuk mengatasi masalah tersebut.

Setelah dilakukan perawatan intensif dan penyesuaian sistem, bunga zinnia akhirnya berhasil mekar dengan baik di lingkungan tanpa gravitasi bumi.

Penting untuk Misi ke Mars

Menurut laporan dari Space.com dan The Guardian, eksperimen ini menjadi langkah penting dalam mendukung misi jangka panjang manusia ke Mars dan planet lain.

Tanaman di luar angkasa memiliki berbagai fungsi, antara lain:

Bagian dari Sistem Pendukung Kehidupan

Proyek Veggie termasuk dalam penelitian besar NASA di bidang bioregenerative life support system, yaitu sistem pendukung kehidupan berbasis biologis.

Tanaman menjadi komponen penting dalam sistem ini karena mampu membantu menjaga keseimbangan atmosfer di dalam wahana antariksa sekaligus menyediakan variasi makanan bagi astronot.

Baca Juga: Tak Lagi Manual, NASA Gunakan AI Claude untuk Buat Rute Perseverance di Mars

Tonggak Baru Eksplorasi Antariksa

Keberhasilan zinnia mekar di ISS menjadi tonggak penting dalam sejarah eksplorasi ruang angkasa.

Hal ini membuktikan bahwa tanaman berbunga dapat tumbuh dan berkembang di lingkungan mikrogravitasi.

Penelitian lanjutan terus dilakukan untuk menguji berbagai jenis tanaman lain yang berpotensi dibudidayakan selama misi luar angkasa jangka panjang.

Dengan pencapaian ini, langkah menuju pertanian luar angkasa semakin nyata dan membuka peluang besar bagi keberlanjutan hidup manusia di luar bumi. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#iss #Bunga Zinnia #bunga pertama yang berhasil mekar di luar angkasa #nasa #international space station