Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Adrian Newey Akui Aston Martin Hadapi Masalah Mesin Serius Jelang GP Australia 2026

Andika Julia Perdana Putra • Jumat, 6 Maret 2026 | 10:02 WIB

Adrian Newey mengakui timnya memiliki masalah serius terkait mesin Honda.
Adrian Newey mengakui timnya memiliki masalah serius terkait mesin Honda.

RADARTUBAN - Seperti yang telah dikabarkan beberapa waktu lalu, Aston Martin mengalami serangkaian masalah pada komponen mesin yang dibuat oleh pabrikan asal Jepang, Honda.

Masalah ini mencuat pada tes pra-musim di Bahrain ketika mobil bernama AMR26 tersebut menunjukkan performa yang cukup mengecewakan.

Kerusakan Mesin Muncul Saat Tes Pra-Musim

Mesin buatan Honda tersebut dilaporkan mengalami kerusakan serius yang membuatnya tidak dapat digunakan dengan maksimal.

Bahkan sejumlah analis ragu Aston Martin mampu menyelesaikan balapan penuh di pekan pembuka pada GP Australia akhir pekan ini.

Baca Juga: Tes Pramusim Berlangsung Buruk, Honda Akui Ada Masalah Serius di Mesin F1 Aston Martin

Adrian Newey Akui Situasi Tim Cukup Serius

Menanggapi kabar yang beredar, kepala tim Aston Martin, Adrian Newey mengakui situasi yang dihadapi oleh timnya cukup serius.

Dalam wawancaranya dengan media, pria 67 tahun itu mengatakan bahwa untuk bisa menyelesaikan balapan saja akan menjadi tantangan yang cukup besar bagi Aston Martin.

Baca Juga: Aston Martin Kesulitan di Pramusim F1, Alonso Tetap Percaya Sentuhan Adrian Newey

Alonso dan Stroll Soroti Getaran Berlebih Mesin

Hal tersebut diamini oleh dua pembalap mereka, yakni Fernando Alonso dan Lance Stroll. Keduanya sepakat getaran berlebih pada mesin Honda menjadi sumber masalah utama yang dapat memicu kerusakan lebih parah jika mobil dipaksa melaju terlalu lama.

Alonso memperkirakan batas aman AMR26 dapat melaju di trek hanya 25 putaran sebelum saraf di tangannya mungkin akan mengalami kerusakan.

Sedangkan Stroll menyebut batas maksimalnya bahkan jauh lebih sedikit, yakni sekitar 15 putaran.

Aston Martin Tetap Optimistis Hadapi Musim 2026

Meskipun mengalami segudang masalah pada awal penerapan regulasi baru ini, Aston Martin tetap menatap ke depan dengan penuh optimisme.

Tim yang bermarkas di Silverstone tersebut berharap pengembangan mobil pada pertengahan musim ini dapat memperbaiki performa AMR26 yang saat ini masih belum maksimal.

Apalagi Honda telah berpengalaman meraih gelar bersama Red Bull selama bertahun-tahun.

Selain itu, kehadiran Adrian Newey yang dikenal memiliki kemampuan merancang paket aerodinamika yang kuat membuat tim ini masih percaya diri menatap musim 2026.

Namun untuk saat ini jelas, Aston Martin harus bersiap menghadapi awal musim yang sulit dan menyelesaikan masalah teknisnya secepat mungkin. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#bahrain #Adrian Newey #Honda #AMR26 #gp australia #Masalah Mesin #aston martin