Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Gedung Putih Angkat Bicara Usai Paus Leo Sentil Pemimpin Dunia yang Picu Perang

Ika Nur Jannah • Kamis, 2 April 2026 | 16:21 WIB
Paus Leo XIV. (Instagram/pontifex)
Paus Leo XIV. (Instagram/pontifex)

RADARTUBAN - Gedung Putih merespons keras pernyataan Paus Leo XIV yang menyindir pemimpin dunia pemicu konflik bersenjata.

Pernyataan ini disampaikan di tengah eskalasi perang AS-Israel melawan Iran yang telah menewaskan banyak nyawa.

Juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, membela tradisi doa para pemimpin AS di masa krisis.

Baca Juga: Polres Tuban Dapat Kucuran Dana Rp 17,3 Miliar untuk Bangun Gedung Layanan BPKB

Negara didirikan pada tahun 250 lalu, dibangun atas nilai Yudeo-Kristen. dengan presiden dan tentara yang berdoa saat masa sulit, Leavitt, merujuk sejarah 250 tahun AS. 

Dia menegaskan bahwa doa untuk pasukan bukanlah pembenaran perang, melainkan bentuk dukungan spiritual.

Paus Leo XIV menyuarakan pesan ini saat perayaan Palm Sunday, menjelang Paskah. Pemimpin Vatikan itu menyerukan gencatan senjata di Timur Tengah, menekankan Yesus tolak doa dari tangan berlumur darah. 

Ia juga mendengar upaya Presiden Trump cari "jalan keluar" akhiri perang Iran, sambil desak dialog global.

Konflik sejak Februari 2026 ini telah picu ribuan korban dan pengungsi.

Analis sebut Paus Leo jadi satu-satunya suara didengar Trump di tengah ketegangan. Respons Gedung Putih tunjukkan ketegangan Vatikan-Washington soal etika perang. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#gedung putih #konflik bersenjata #Israel #paus leo