Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Iran Ancam Serang Proyek AI Stargate di Abu Dhabi, Ketegangan dengan AS Kian Memanas

Andika Julia Perdana Putra • Selasa, 7 April 2026 | 18:07 WIB
Iran ancam serang fasilitas pusat data AI di Timur Tengah. (@DailyIranNews/X)
Iran ancam serang fasilitas pusat data AI di Timur Tengah. (@DailyIranNews/X)

RADARTUBAN - Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali meningkat setelah Iran mengancam akan menyerang proyek pusat data AI di Timur Tengah.

Fasilitas tersebut merupakan bagian dari proyek Stargate UAE yang sedang dibangun di Abu Dhabi.

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan bahwa pusat data tersebut bisa menjadi target jika Amerika Serikat menyerang infrastruktur energi Iran.

Ancaman itu disampaikan melalui sebuah video yang menampilkan lokasi fasilitas tersebut dengan visual dari luar angkasa hingga tampilan peta digital.

Baca Juga: Ketegangan AS–Iran Memuncak, Donald Trump Beri Ultimatum 48 Jam

Dalam video tersebut, juru bicara IRGC Brigadir Jenderal Ebrahim Zolfaqari menegaskan bahwa Iran akan melakukan pembalasan keras jika fasilitas energinya terus diserang.

Zolfaqari menyebut langkah balasan dapat mencakup penghancuran pembangkit listrik, infrastruktur energi, serta fasilitas teknologi informasi milik Israel maupun perusahaan yang memiliki pemegang saham Amerika.

Video propaganda itu juga menampilkan pembesaran peta Abu Dhabi yang mengarah ke area gurun dekat pantai.

Pesan dalam video tersebut menyatakan bahwa lokasi tersebut tetap dapat diketahui meski tidak ditampilkan secara jelas di layanan peta digital.

Proyek Stargate UAE sendiri merupakan bagian dari inisiatif infrastruktur AI global bernilai sekitar 500 miliar dolar AS.

Proyek ini melibatkan sejumlah perusahaan teknologi besar seperti OpenAI, Nvidia, Oracle, Cisco, SoftBank, serta perusahaan teknologi UEA G42.

Stargate dirancang sebagai klaster komputasi AI berkapasitas 1 gigawatt, dengan tahap awal sekitar 200 megawatt yang ditargetkan mulai beroperasi pada tahun ini.

Kapasitas itu diperkirakan setara dengan penggunaan sekitar 100.000 chip AI dari Nvidia.

Fasilitas ini direncanakan mencakup area sekitar 10 mil persegi dan berpotensi berkembang hingga 5 gigawatt, menjadikannya salah satu pusat data AI terbesar di dunia.

Ancaman Iran ini bukan yang pertama. Sebelumnya IRGC juga memperingatkan akan menargetkan sejumlah perusahaan teknologi Amerika di kawasan Timur Tengah, termasuk Nvidia, Intel, Microsoft, Apple, Google, hingga Cisco.

Dalam beberapa insiden terbaru, beberapa pusat data layanan cloud di wilayah Teluk dilaporkan mengalami gangguan setelah serangan drone yang berhasil dicegat, menambah kekhawatiran terhadap keamanan infrastruktur teknologi di kawasan tersebut. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#stargate uea #AI #iran #Amerika Serikat #abu dhabi