RADARTUBAN - Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) melaporkan bahwa sebanyak 14 kapal telah mengubah arah pelayaran sebagai bentuk kepatuhan terhadap blokade angkatan laut AS yang diberlakukan di perairan Iran.
Melalui pernyataan resmi di platform X, United States Central Command menyebut bahwa pasukan AS menjalankan operasi dengan tingkat kesiapsiagaan tinggi dalam mengawasi kapal-kapal yang mencoba masuk maupun keluar dari pelabuhan Iran.
“Pasukan AS bersikap fokus, waspada, dan sangat termotivasi saat melaksanakan blokade terhadap kapal-kapal yang mencoba masuk atau keluar dari pelabuhan Iran. Setelah 72 jam dilakukan blokade, 14 kapal telah berbalik arah untuk patuh terhadap pemblokiran atas arahan pasukan Amerika,” demikian pernyataan CENTCOM.
Baca Juga: FIFA Tolak Permintaan Iran Untuk Pemindahan Laga di Piala Dunia 2026
Sebelumnya, Kepala Staf Gabungan AS, Dan Caine, menjelaskan bahwa strategi Angkatan Laut AS tidak berfokus pada penutupan Selat Hormuz, melainkan pada pengawasan ketat terhadap garis pantai serta pelabuhan Iran.
Menurut Caine, operasi tersebut mencakup wilayah perairan teritorial Iran hingga perairan internasional dalam area tanggung jawab militer AS, termasuk wilayah Samudra Pasifik.
Ia juga menegaskan bahwa kapal-kapal di bawah Komando Indo-Pasifik AS akan melakukan pengejaran terhadap kapal berbendera Iran maupun kapal lain yang diduga memberikan dukungan material, termasuk kapal yang membawa minyak Iran secara tidak resmi.
Ketegangan di kawasan meningkat sejak akhir Februari lalu, ketika Amerika Serikat bersama Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran, yang menyebabkan kerusakan dan korban sipil.
Iran kemudian membalas dengan serangan ke wilayah Israel serta fasilitas militer milik AS di Timur Tengah.
Upaya diplomasi sempat dilakukan melalui pertemuan antara Iran dan AS di Islamabad, Pakistan, pada Sabtu (11/4), menyusul pengumuman Presiden Donald Trump mengenai kesepakatan gencatan senjata sementara selama dua pekan.
Namun, sehari setelahnya, Wakil Presiden AS J. D. Vance menyatakan bahwa perundingan tersebut tidak menghasilkan kesepakatan.
Menyusul kegagalan tersebut, Trump mengumumkan kebijakan blokade terhadap seluruh kapal yang keluar-masuk pelabuhan Iran di kedua sisi Selat Hormuz.(*)
Sumber: https://www.antaranews.com/berita/5530117/centcom-14-kapal-berbalik-arah-usai-72-jam-blokade-as-di-iran
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni