Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Menlu Iran Bertolak ke Pakistan, Tegaskan Bukan untuk Negosiasi Langsung dengan AS

Ika Nur Jannah • Sabtu, 25 April 2026 | 23:31 WIB
Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran, Abbas Araghch. (Instagram @araghci)
Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran, Abbas Araghch. (Instagram @araghci)

RADARTUBAN - Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi dijadwalkan tiba di Islamabad, Pakistan, pada Jumat (24/5) malam. 

Kunjungan ini dikonfirmasi media resmi Iran, IRNA, meski menegaskan tidak melibatkan perundingan langsung dengan Amerika Serikat (AS).

Araghchi menulis di akun X bahwa perjalanannya mencakup Pakistan, Oman, dan Rusia, dengan fokus pada isu bilateral serta perkembangan regional terkini. 

Ia menuliskan Tujuan kunjungan untuk konsultasi bilateral, bahas perkembangan regional, dan evaluasi situasi konflik yang ditujukan AS dan Israel terhadap Iran..

Pakistan berupaya menghidupkan kembali momentum gencatan senjata antara Iran dan AS setelah dialog langsung gagal digelar awal pekan ini. 

Baca Juga: AS dan Iran Saling Peringatkan Kesiapan Perang, Negosiasi Damai di Pakistan Berhenti 

Dua pejabat Pakistan menyebut delegasi Iran datang dengan tim kecil, didukung tim logistik AS di Islamabad, meski Teheran dan Washington belum beri konfirmasi resmi.

Media pemerintah Iran menolak pertemuan dengan utusan AS.

Delegasi Araghchi diprediksi hanya berdiskusi dengan mediator Pakistan untuk menyampaikan proposal secara damai secara tidak langsung.

Sebelumnya, Araghchi telepon Wakil PM Pakistan Ishaq Dar, tukar pandang soal gencatan senjata dan diplomasi AS-Iran.

Pakistan tekankan dialog berkelanjutan sebagai solusi krisis Timur Tengah.

Islamabad harap kunjungan ini jadi putaran kedua negosiasi, meskipun partisipasi Iran tolak selama blokade laut AS berlangsung.

Menhan AS Pete Hegseth menyebut peluang kesepakatan masih terbuka melalui diplomasi. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#menlu iran #IRNA #as #Abbas Araghchi #konflik regional