Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Mulai 2027, HP Wajib Pakai Baterai Pasang Copot: Saatnya Era Baru Ponsel di Eropa

M Robit Bilhaq • Senin, 27 April 2026 | 07:48 WIB
Uni Eropa mewajibkan baterai smartphone bisa dilepas mulai 2027 untuk kurangi limbah elektronik. (RADAR TUBAN)
Uni Eropa mewajibkan baterai smartphone bisa dilepas mulai 2027 untuk kurangi limbah elektronik. (RADAR TUBAN)

RADARTUBAN - Para produsen smartphone kini harus siap siap melakukan penyesuaian besar terhadap regulasi terbaru yang diberlakukan di wilayah Uni Eropa.

kawasan tersebut akan segera menerapkan aturan baru yang mewajibkan produsen barang elektronik, termasuk ponsel pintar, untuk menggunakan baterai yang dapat dilepas pasang mulai tahun 2027.

Kebijakan tersebut bertujuan untuk menanggulangi persoalan degradasi kualitas baterai sekaligus meminimalisir tumpukan limbah elektronik secara global.

Selain itu, regulasi tersebut dirancang untuk meningkatkan aspek kemudahan perbaikan perangkat sebagai bagian dari inisiatif yang lebih ramah terhadap kepentingan konsumen.

Baca Juga: Regulasi Baru Uni Eropa Dorong Perubahan Desain Baterai Ponsel Mulai 2027

Meskipun secara hukum aturan tersebut hanya mengikat di wilayah Eropa, mekanisme produksi massal global diprediksi akan membuat desain perangkat di negara lain turut terdampak.

Hadirnya aturan ini tidak otomatis mengembalikan desain ponsel ke model lama dengan penutup belakang yang bisa dibuka manual.

Regulasi secara spesifik menekankan bahwa pengguna dapat mengganti baterai menggunakan tanpa peralatan khusus, kecuali jika alat tersebut sudah disertakan secara cuma-cuma dalam paket pembelian.

Hal ini menyiratkan bahwa produsen mungkin wajib menyediakan alat pembongkar kecil agar konsumen tetap bisa melepas baterai secara mandiri.

Target aturan tersebut bukan hanya pada ponsel dan tablet, melainkan juga menyasar produk teknologi lain seperti kacamata pintar hingga konsol gim terbaru.

Meskipun begitu, terdapat pengecualian penting dalam aturan tersebut bagi perangkat dengan daya tahan tinggi.

Ponsel yang baterainya mampu mempertahankan kapasitas 80% setelah melewati 1.000 siklus pengisian daya tidak diwajibkan memenuhi standar baterai lepas pasang tersebut.

Apple diperkirakan menjadi salah satu produsen yang memanfaatkan pengecualian ini, mengingat jajaran iPhone 15 diklaim sudah memenuhi standar ketahanan tersebut sejak peluncurannya.

Langkah Uni Eropa tersebut mendapatkan respons positif dari berbagai kalangan pengguna, yang memandang kebijakan tersebut sangat berpihak pada konsumen.

Mengingat komponen pertama yang sering mengalami penurunan fungsi adalah baterai, kemudahan penggantian akan memperpanjang usia pakai sebuah perangkat.

Baca Juga: Eka Juni Lutfiana, Point Guard Muda yang Temukan Jati Diri di Basket

Undang-undang yang telah dirancang selama beberapa tahun ini dijadwalkan berlaku efektif mulai Februari 2027 mendatang.

Dengan demikian, perangkat masa depan seperti Samsung Galaxy S27 kemungkinan besar akan menjadi salah satu model pertama yang wajib mematuhi aturan tersebut saat dipasarkan di pasar Eropa. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#Era #regulasi #baterai #ponsel