Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Jemaah Haji Tuban Siap Tinggalkan Madinah, Masuki Fase Baru Ibadah di Makkah

Dwi Setiyawan • Kamis, 7 Mei 2026 | 14:51 WIB
Petugas kloter 26 menggelar rapat koordinasi dengan PPIH Sektor 2 Madinah, Selasa (5/5). (DWI SETIYAWAN/RADAR TUBAN)
Petugas kloter 26 menggelar rapat koordinasi dengan PPIH Sektor 2 Madinah, Selasa (5/5). (DWI SETIYAWAN/RADAR TUBAN)

RADARTUBAN — Setelah delapan hari menjalani rangkaian ibadah arbain di Masjid Nabawi, jemaah haji asal Tuban yang tergabung dalam kloter 26, 27, 28, 29, dan sebagian kloter 30 bersiap melanjutkan perjalanan menuju Makkah. Pergeseran dilakukan bertahap mulai Kamis (7/5) hingga Jumat (8/5).

Perpindahan dari Kota Nabi menuju Kota Suci itu menandai dimulainya fase baru pelaksanaan ibadah haji.

Setibanya di Makkah, para jemaah akan melaksanakan umrah wajib sebagai bagian dari skema haji tamattu sebelum mempersiapkan diri menghadapi puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Baca Juga: Kabar Baik dari Madinah, Jemaah Haji Tuban yang Dirawat Mulai Pulih: Cuaca Ekstrem, Disarankan Minum Oralit

Berdasarkan jadwal keberangkatan yang diterima Jawa Pos Radar Tuban, kloter 26 menjadi rombongan pertama yang bertolak. Kelompok terbang ini dijadwalkan berangkat pada Kamis pukul 07.00 waktu Arab Saudi (WAS) dengan menggunakan sembilan armada bus.

Perjalanan darat dari Madinah menuju Makkah diperkirakan memakan waktu sekitar enam jam. Jika sesuai jadwal, jemaah kloter 26 akan tiba sekitar pukul 13.00 WAS dan langsung menempati Tayeb Hotel di wilayah maktab 62/63.

Keberangkatan berikutnya disusul kloter 27 pada hari yang sama pukul 17.00 WAS, atau berselang sekitar sepuluh jam dari kloter pertama. Setibanya di Makkah, jemaah kloter ini dijadwalkan menempati Faris Ajyad 2 Hotel di maktab 68.

Selanjutnya, kloter 28 dijadwalkan meninggalkan Madinah pada Jumat (8/5) pukul 07.00 WAS. Dengan estimasi perjalanan yang sama, rombongan diperkirakan tiba di Makkah pada pukul 13.00 WAS.

Untuk akomodasi, jemaah kloter 28 akan menempati dua hotel, yakni Faris Ajyad 2 Hotel dan Dar Al Azhar Hotel yang sama-sama berada di kawasan maktab 68.

Sementara itu, kloter 29 dan kloter 30 dijadwalkan berangkat pada hari yang sama, Jumat pukul 11.00 WAS. Kedua kloter diperkirakan tiba di Makkah sekitar pukul 17.00 WAS.

Setiba di kota tujuan, jemaah kloter 29 akan menempati Lulua Al Mathab Hotel serta Tayeb Hotel di maktab 60. Adapun jemaah kloter 30 dijadwalkan menginap di Dar Albarakh area maktab 67.

Sehari menjelang keberangkatan, seluruh petugas haji dari kloter gelombang pertama telah mendapat pengarahan teknis dari Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Sektor 2 Madinah, Selasa (5/5).

Materi yang dibahas berfokus pada kesiapan teknis pergeseran jemaah menuju Makkah. Salah satu yang mengikuti pengarahan tersebut adalah dari kloter 26.

Ketua Kloter 26 Nurul Yaqin Anas mengatakan, seluruh jemaah kini mulai melakukan persiapan sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang ditetapkan.
Menurut dia, koper jemaah harus sudah diletakkan di depan kamar masing-masing paling lambat delapan jam sebelum keberangkatan.

Baca Juga: Cuaca Ekstrem dan Padatnya Ibadah Picu Gangguan Kesehatan Jemaah Haji Tuban di Madinah

“Sekarang ini, seluruh jemaah sudah berkemas dan menyiapkan kopernya,” ujarnya.

Selain itu, para jemaah diwajibkan sudah dalam keadaan berihram sejak dari hotel. Mereka diminta mandi sunah ihram dan mengenakan pakaian ihram sebelum bertolak menuju titik miqat.

Anas menjelaskan, dari total 380 jemaah kloternya, hanya 378 orang yang berangkat bersama rombongan utama menuju Makkah. Dua jemaah lainnya, Kustari dan suaminya, Kasirun, masih tergabung bersama kloter 40.

Kondisi itu terjadi karena saat hendak diberangkatkan ke Madinah, Kustari yang memiliki riwayat penyakit jantung dan diabetes harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Asrama Haji Embarkasi Surabaya.

“Karena di Madinah tidak boleh membuat pramanifes baru, nanti mereka baru bergabung di Makkah,” terang Kepala KUA Merakurak itu.

Di sisi lain, petugas kloter dan kelompok bimbingan ibadah haji dan umrah (KBIHU) juga disibukkan dengan pembekalan bagi jemaah.

Wahid Ahmad Ali, petugas pembimbing haji dari kloter 27 menyatakan, kloternya sudah menjadwalkan pertemuan per rombongan jemaah di lantai M Hotel Rua Al Massi, tempat jemaah menginap. ‘’Pertemuan per gelombang kita mulai Rabu pukul 07.00 sampai 13.30 WAS,’’ ujarnya.

Persiapan juga dilakukan KBIHU Arraudloh Tuban yang tergabung dalam kloter 29. Kemarin, seluruh jemaah KBIHU tersebut mendapat pembekalan dari Ketua Kloter 29 Wakid Evendi bersama pembimbing ibadah Ihsan Asyari dan Ketua KBIHU Khafidz.

Materi yang disampaikan mencakup kesiapan teknis, mulai dari tata cara pengemasan barang bawaan, pembagian bus, prosedur keberangkatan dari hotel di Madinah, hingga tuntunan syariah saat memasuki ihram.

Pengarahan juga menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik selama perjalanan. Jemaah diingatkan membawa perlengkapan pribadi secukupnya di tas kabin, menjaga kecukupan cairan tubuh, serta disiplin mengikuti arahan petugas selama perjalanan.

“Setelah berihram, seluruh jemaah harus menjaganya dari semua larangan,” tegas Kiai Khafidz.

Baca Juga: Jemaah Haji Tuban Bersiap Tinggalkan Madinah, Bertolak Bertahap ke Makkah Mulai 7 Mei

Larangan tersebut antara lain menggunakan wewangian, menutup kepala bagi laki-laki, menutup wajah bagi perempuan, serta ketentuan lain yang berlaku hingga tahallul.

Dengan persiapan yang terus dimatangkan, seluruh jemaah diharapkan dapat menempuh perjalanan menuju Makkah secara tertib, aman, dan sesuai syariah sebelum memasuki rangkaian ibadah berikutnya di Tanah Suci.

Menjelang keberangkatan ke Makkah, sejumlah jemaah yang menjalani perawatan di rumah sakit dilaporkan kondisinya mulai membaik. Salah satunya Romelah, jemaah asal Desa Pakis, Kecamatan Grabagan yang dirawat di Rumah Sakit Al Salam Madinah.

Wahid Ahmad Ali, pembimbing ibadah kloter 27 menyampaikan, kondisi Romelah sehat. 

Hanya saja, yang bersangkutan sulit tidur dan mengakibatkan tensinya tidak stabil. ‘’Harapan kita, bisa segera kembali ke hotel dan bergabung dengan jemaah lain menuju Makkah,’’ ujarnya. (ds)

Editor : Yudha Satria Aditama
#Tuban #jemaah haji #madinah #kota suci #makkah