Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Ilmuwan India Ungkap Kualitas Susu Kecoa Jauh Mengungguli Susu Sapi Konvensional

Amaliya Syafithri • Minggu, 17 Mei 2026 | 17:52 WIB
Ilustrasi kecoa di dahan pohon. (RADAR TUBAN/AI)
Ilustrasi kecoa di dahan pohon. (RADAR TUBAN/AI)

RADARTUBAN - Sebuah tim ilmuwan internasional dari Institute of Stem Cell Biology and Regenerative Medicine di India berhasil menemukan sebuah fakta nutrisi mengejutkan yang berasal dari sumber yang tidak biasa. 

Melalui kajian laboratorium yang mendalam, para peneliti menemukan bahwa struktur kristal protein yang terdapat di dalam sistem pencernaan spesies kecoa Diploptera punctata memiliki kandungan gizi esensial yang diperkirakan tiga kali lipat lebih kaya dan padat jika dibandingkan dengan susu sapi murni.

Kecoa spesies khusus ini merupakan satu-satunya jenis kecoa yang melahirkan anak dan memproduksi sejenis cairan padat nutrisi untuk konsumsi embrio mereka. 

Baca Juga: Berkebun di Dasar Laut: Eksperimen Ilmuwan Italia Kembangkan Pertanian Bawah Laut

Kristal protein yang ditemukan di dalam cairan tersebut dinilai sebagai makanan super karena mengandung seluruh jenis asam amino esensial yang dibutuhkan oleh tubuh manusia untuk regenerasi sel, ditambah dengan kandungan kalori, lemak sehat, serta lipid yang seimbang, sehingga menjadikannya salah satu sumber energi paling efisien di dunia sains saat ini.

Meskipun temuan medis ini menawarkan potensi solusi masa depan yang luar biasa untuk mengatasi krisis pangan global dan masalah malnutrisi akut di berbagai belahan dunia, tantangan psikologis masyarakat menjadi hambatan terbesar. 

Sentimen menjijikkan terhadap serangga membuat adopsi konsumsi ini diprediksi memerlukan waktu yang sangat lama. 

Oleh karena itu, para ilmuwan saat ini tidak berencana melakukan pemerasan kecoa secara manual, melainkan berupaya merekayasa kode genetik ragi di laboratorium guna memproduksi protein serupa secara massal dan higienis untuk bahan baku suplemen masa depan. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#india #kecoa #ilmuwan #susu